33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Temukan Ribuan Data Pemilih Bermasalah

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Temuan ribuan pemilih bermasalah dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilgub Jateng 2018 diminta untuk ditindaklanjuti oleh KPU Kabupaten Semarang. Ketua Panwaslu Kabupaten Semarang Agus Riyanto mengatakan jumlah temuan tersebut sebanyak 3.068 pemilih.

“Untuk selanjutnya kami lakukan validasi dan pencermatan kembali satu persatu by name, by addres,” kata Agus, Kamis (8/4).

Dikatakan Agus, temuan tersebut merupakan pencermatan Panitia Pengawas Pemilihan Kabupaten Semarang dan jajarannya. Khususnya terhadap data formulir model A.1.A-KWK atau DPS yang disusun oleh KPU Kabupaten Semarang. “Mana yang potensi ganda, meninggal, pindah domisili, ubah data, tidak dikenal, bukan penduduk, TNI/Polri dan warga belum cukup umur yang masuk DPS,” katanya.

Percermatan terhadap DPS ini dilakukan sejak DPS diumumkan tanggal 24 Maret hingga 2 April 2018 lalu. Hasil pencermatan itu kemudian diuji ke lapangan dengan mendatangi melalui RT dan RW setempat guna memastikan validitas data.

Sesuai Undang-Undang dan peraturan Bawaslu Nomor 9 Tahun 2017 Tentang Pengawasan Pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih dalam Pemilihan Gubernur, Bupati, Wali Kota bahwa hasil pengawasan selanjutnya ditindaklanjuti melalui rekomendasi perbaikan.

“Rekomendasi tahap pertama telah disampaikan pada tanggal 29 Maret 2018 di tanggapi secara positif dan ditindak lanjuti oleh KPU Kabupaten Semarang, untuk rekomendasi kedua tanggal 3 April 2018 kami berharap temuan DPS ini juga akan di tindaklanjuti,” katanya.

Komisioner Panwaslu Kabupaten Semarang Divisi SDM dan Kelembagaan, Mohammad Talkis menambahkan elemen ketidakcocokan data pemilih DPS ini meliputi pemilih meninggal 1.033 orang.

Juga pemilih ganda 385 orang, pindah domisili 905 orang, ubah data 645 orang, tidak dikenal 80 orang, bukan penduduk 7 orang, TNI 3 orang. “Ada pula pemilih dari Polri 6 orang dan belum cukup umur yang masuk DPS 4 orang,” kata Talkis.

Dikatakan Talkis, jumlah pemilih yang belum terdaftar di DPS sebanyak 1.669. “Kalau rekap data pemilih bermasalah di DPS jumlah totalnya 3.068 pemilih, sedangkan jumlah pemilih yang belum terdaftar di DPS ada 1.669 warga,” katanya.

Panwaslu Kabupaten Semarang mulai tanggal 24 maret hingga 7 april 2018 mendatang, telah membuka Posko terpadu Pengaduan Daftar Pemilih secara berjenjang. Baik di tingkat Kecamatan yang ditempatkan pada Sekretariat Panwaslu Kecamatan di 19 Kecamatan se-Kabupaten Semarang juga di Sekretariat Panwaslu Kabupaten Semarang Jalan Purnakarya Raya-Gedanganak, Ungaran Timur. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jurusan Komunikasi Makin Berat Tantangannya

SEMARANG–Perguruan tinggi saat ini harus menyesuaikan dengan apa yang dibutuhkan masyarakat. Sedangkan tantangan perguruan tinggi yang fokus pada pendidikan ilmu komunikasi, saat ini semakin...

Dihantui Jadwal Padat

SEMARANG – PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi kemarin (7/9) telah mengeluarkan rilis draft jadwal pelaksanaan babak 16 besar kompetisi kasta kedua...

Kades Jambearum Diminta Mundur

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Puluhan warga desa Jambuarum, Kecamatan Patebon melakukan aksi unjuk rasa depan kantor Bupati Kendal. Mereka menuntut supaya Kepala Desa (Kades) setempat...

Sorot Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi

SEMARANG – DPRD menyorot pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah yang pada triwulan II tahun 2017 hanya sebesar 5,18 persen. Meskipun angka tersebut melebihi pertumbuhan...

Paripurna Penetapan Paslon Wali Kota

SALATIGA - DPRD Kota Salatiga mengadakan paripurna istimewa pengumuman penetapan paslon Wali Kota Wakil Wali Kota Salatiga Terpilih 2017. Sidang diadakan di ruang Bhineka Tunggal...

Prestasi SD Mutual Diapresiasi Disdikbud Kota Pekalongan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Keberhasilan SD Muhammadiyah 1 (Mutual) Kota Magelang dalam menorehkan prestasi akademik serta pengelolaan manajemen pendidikan berkualitas baik di tingkat kota, provinsi...