33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Rp 6,4 M untuk Pengembangan Hortikultura

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang mendapat hadiah menjelang hari ulang tahun ke-52. Yakni mendapatkan alokasi kegiatan hortikultura oleh Kementerian Pertanian senilai Rp 6,4 miliar.

Di Jawa Tengah hanya 4 wilayah yang dapat bantuan. Selain Batang ada juga Magelang, Tegal dan Temanggung. Bantuan yang diberikan berupa benih bawang putih 25 ton, cultivator 22 unit, benih bawang merah 20 ton, bantuan hands sprayer elektrik 110 unit, bantuan pompa air 22 unit dan bantuan gerobak dorong 110 unit.

“Tidak semua kabupaten mendapatkan kepercayaan seperti ini,  maka kita harus memanfaatkan, utamanya kepada petani yang akan mengembangkan bawang, cabai,” Kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Batang, Megayani Tamrin dalam pertemuan koordinasi petani bawang dan cabai di Hotel Sendang Sari Batang Kamis (5/4).

Lebih lanjut dikatakan, sebenarnya Batang memiliki kegiatan pengembangan pertanian bawang merah dan putih seluas 50 hektare dan cabai seluas 100 hektare. Namun baru tanaman cabai yang sudah didukung Kementerian Pertanian selama tiga tahun ini. Perkembangannya semakin baik dan mampu berkontribusi dalam pengendalian harga, di bawah harga pasar. Sehingga sebagai sampling untuk menjadi penggerak. Selain itu juga Pemkab mendapatkan support pengembangan buah mangga.

“Untuk menyukseskan itu semua kita menggelar sosialisasi terkait bagaimana dalam pelaksanaan menanam bawang dan cabai. Agar petani mendapat informasi yang jelas cara menanam dengan baik dan mengetahui cara mengatasi hama,” lanjut perempuan berhijab ini semangat.

Dalam kesempatan tersebut menjadi pembimbing dan pengisi materi adalah Direktur Hortikultura Kementerian Pertanian Prihasto Prasetyo dan Asisten Sekda Kab Batang Bidang Pemerintahan Retno Dwi Irianto.

Bupati Batang Wihaji yang diwakili Asisten Retno Dwi Irianto mengatakan, Kabupeten Batang memiliki geografis maritim dan agraris yang memiliki potensi yang luar biasa untuk kesejahteraan baik perikanan dan pertanian. Batang sangat konsen sekali dengan pertanian yang masuk dalam program mengembangkan 1.000 wirausaha yang salah satunya di bidang pertanian, karena untuk bisa menopang ekonomi dengan wirasuha pertanian.

“Saya berharap pada petani untuk betul-betul bekerja secara profesional. Karena perkembangan dan perubahan teknologi sudah sangat luar biasa. Kalau tidak seperti itu potensi yang kita miliki akan sia-sia, akan tidak bermanfaat bagi kita kalau tidak bisa mengembangkan kondisinya,” papar Retno Dwi Irianto.

Pengembangan hortikultural juga sangat potensi untuk dikembangkan menjadi objek wisata. Hal ini bisa menjadi fokus baru bupati dalam pengembangan pertanian dan perikanan untuk menjadi kuat. Sehingga kebutuhan logistik yang digunakan oleh wisatawan bisa dicukupi oleh wilayah kita sendiri.

“Batang sedang mengukir sejarah tentang legalitas formal rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang berusaha tidak melupakan potensi  agraris. Karena dengan masuk industrialisasi dan jalan tol akan mengurangi tanah sawah dan kita tidak pernah mencetak sawah,” tandasnya. (han/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pengelolaan Anggaran Capai Target

BATANG - Pengelolaan anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang Tahun Anggaran 2016, terbilang mencapai target. Atas kinerja dan partisipasi semua komponen pemerintah daerah, baik jajaran...

Lima Jabatan Kosong, Bupati Lapor Komisi ASN

UNGARAN–Masih ada lima jabatan eselon dua yang kosong di Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) Pemkab Semarang. Kekosongan tersebut saat ini sudah dilaporkan Komisi ASN...

Tolak Hoax, Pelajari Jurnalisme Kebenaran

SEMARANG - Fenomena berita hoax alias berita bohong yang berkembang di media sosial, menjadi tantangan generasi sekarang. Karena itu, lulusan Fakultas Hukum (FH) Universitas...

Zonasi Tak Berlaku di SLB Negeri

RADARSEMARANG.COM - PELAKSANAAN PPDB Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Semarang berbeda dari PPDB SMA/SMK tahun ajaran 2018/2019. PPDB SLB tidak dilakukan secara online karena...

Mengerucut ke Pelatih Asing

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Setelah memecat Subangkit sebagai head coach, kini manajemen tim PSIS Semarang terus memburu pelatih anyar. Sejumlah nama tengah dijajaki untuk bisa...

Tol Bawen-Salatiga Capai 81 Persen

SEMARANG – Pembangunan proyek tol Semarang-Solo, ruas Bawen-Salatiga sudah mencapai 81 persen. Jalan tol sepanjang 17,6 km tersebut diperkirakan bisa dibuka untuk umum, awal...