33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Masjid Masih Megah di Tengah Tol

Tol Semarang Batang Terkendala Lahan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Batang masih juga terkendala pembebasan lahan. Kendati begitu, ditargetkan bisa fungsional pada H-10 saat Lebaran Juni 2018 ini.

Pengerjaan proyek pembangunan ruas jalan tol sepanjang 74 km ini, ditinjau langsung oleh Kepala Korps Lalulintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Royke Lumowa, di Seksi V, Kaliwungu-Krapyak, Kamis (5/4) kemarin.

Royke mengaku dalam rangka survei jalan tol untuk persiapan arus lalulintas Lebaran tahun 2018 ini. Bahkan, Royke sudah menyusuri Jombang, Kertosono, Ngawi sampai Surakarta tembus Boyolali, Gasem masuk Salatiga sejak kemarin.

“Kami mengamati di Tingkir Salatiga itu indah sekali, bagaikan Switzerland. Ada gate yang di belakangnya ada gunung. Kemudian pagi ini (Kamis, 5/4), kami berangkat dari Semarang meninjau Manyaran-Krapyak kemudian menyusuri Pantura Jateng sampai Jakarta,” ungkapnya saat tinjauan di lokasi Jalan Tol Ngaliyan, Kamis (5/4) kemarin.

Sejauh ini, jelasnya, pengerjaan pembangunan jalan tol berjalan lancar, walaupun ada beberapa spot-spot yang perlu diatasi. Seperti halnya masih adanya bangunan masjid di lokasi jalur tol yang belum dipindahkan.

“Ada masjid, sudah selesai negonya. Ada beberapa rumah, sudah selesai, tinggal eksekusi. Walau minus satu dua, kami semua optimistis mudik Lebaran tahun ini dapat digunakan. Karena targetnya H-10. Diupayakan semaksimal mungkin sudah selesai, antara 4-5 Juni 2018,” katanya.

Menurut Royke, meski jalur tol tersebut masih fungsional, mampu mengatasi kemacetan di Brexit Tol. Karena jalur tol sudah bisa sampai Manyaran Semarang. “Survei ini, dalam rangka mendorong percepatan pembangunan bersama sama. Atas nama pemerintah, semoga semuanya lancar,” harapnya.

Royke menyampaikan, pengguna jalur tol tersebut diharapkan terus berhati-hati karena masih fungsional. Begitu juga kelengkapan jalan belum 100 persen. Lantaran belum dilengkapi guardrail dan pedestrian.

“Kalau bisa, karena ini fungsional jangan dilewati saat malam hari dulu. Lihat situasi arusnya. Karena, kalau malam harus pakai lampu darurat. Kalau siang hari cukup aman. Karena kelengkapan jalannya belum 100 persen,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Dirut PT Jasa Marga Semarang Batang, Airi Irianto menjelaskan progres pengerjaan pembangunan sudah 75 persen. Meski target konstruksi selesai 25 September 2018, tol tetap akan difungsikan pada Lebaran 2018 ini. “Nanti lebaran bisa difungsikan di satu jalur. Karena jalur A 2 lajur,” katanya.

Diakuinya, pada pembangunan ini masih ada lahan dan bangunan dalam proses kongsinyasi, eksekusi atau belum terbebaskan. Namun, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Dengan harapan, pertengahan April 2018, tanah yang dibutuhkan untuk jalur arus mudik maupun balik sudah disiapkan, dalam artian clear and clean.

“Kami masih punya sisa waktu kurang lebih 60 hari. Kami berbagi jadwal dengan PPK yang membebaskan lahan dan kami yang melakukan kontruksi. Jadi secepat apapun, kalau memang lahannya belum siap, tidak bisa kerja juga,” katanya.

Airi menyebutkan, lahan yang sudah dikonstruksi sebesar 88 persen, masih kurang sekitar 12 persen. Kekurangan tersebut, telah kongsinyasi dan sudah lama dititipkan ke Pengadilan Negeri (PN). Kini pihaknya berharap, adanya proses cepat dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Kalau konstruksi tidak ada masalah. Meski ada progres negatif, karena sempat kesulitan suplai pasir. Tapi saat ini, pasir sudah teratasi. Namun ada kendala cuaca juga,” bebernya.

Terkait bangunan masjid Al Mustaqfirin tersebut, Airi menjelaskan sudah koordinasi dengan takmir masjid. Mereka tetap ingin aktivitas salatnya tidak terhenti. Pihaknya juga telah memberikan bangunan pengganti.

“Kami sudah percepat proses penggantian sebelahnya, kami bangun untuk tumbuh kembang supaya bisa beraktifitas. Kalau soal sengketa rumah masih belum, bolanya masih di PN dan PPK. Sudah kami kejar juga,” katanya.

Terkait jalur tol Semarang-Batang, Airi menyebutkan ada exit tol, di Tandeman, Weleri, Kendal, Kaliwungu dan ujungnya di Krapyak yang menyambung dengan tol dalam Kota semarang. “Kami upayakan sudah seperti tol, cuma masih fungsional, masih gratis. Meski begitu, akan kami upayakan penerangan,” pungkasnya. (mha/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Komitmen Pimpinan OPD Kunci Keberhasilan

“Komitmen pimpinan setiap OPD menjadi kunci perolehan opini WTP” kata Inspektur Pemkab Demak-Kurniawan Arifendi RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pemkab Demak kembali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP)....

Edarkan Pil Koplo, Siap Disidang

SEMARANG- Remaja 17 tahun asal Mijen Semarang berinisial IAP (Imam) harus merelakan sisa hidupnya meringkuk di jeruji besi tahanan. Pria kelahiran 28 Juli 2000...

Warga Korban Rob Dijamin Teraliri PDAM

KAJEN–Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, memastikan warganya yang terdampak rob bisa mendapatkan air bersih melalui PDAM dan Pamsimas. Menyusul direalisasikannya, proyek Sistem Penyediaan Air Minum...

64 Klub Ikut Ambil Bagian

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pemain klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) wilayah DKI Jakarta dan Jawa Timur (Jatim), dipastikan ikut tampil dalam kejuaraan USM Liga Bulutangkis 2018...

Reuni Akbar dan Diklat UPGRIS

RADARSEMARANG.COM - IKATAN Alumni Universitas PGRI Semarang menggelar reuni akbar dan diklat 2018. Reuni akbar akan dilaksanakan Sabtu (17/2) di Balairung UPGRIS. Selain reuni...

DPRD Cilacap Belajar Pengelolaan Terminal

TEMANGGUNG- Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap mengadakan kunjungan kerja di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Selasa (21/2). Rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Cilacap...