33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Dua Begal Motor Dibekuk 

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Tim Leopard Polres Pekalongan berhasil menangkap dua pelaku begal yang beraksi di jalan Sindoro tepatnya di belakang masjid Al-Mutharom Kabupaten Pekalongan. Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Agung Ariyanto, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat (23/3) sekitar pukul 21.45.

Pelaku melakukan pemerasan barang berupa satu unit Spm Honda Vario Warna Putih dengan Nopol G 4768 BK milik korban.”Pada saat korban Muhammad Abdul Bahril (18) sedang bersama dengan Evatri (20) berboncengan melintas di jalan raya belakang masjid Al-Mutharom Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, tiba-tiba Abdul di pepet oleh dua orang yang tak dikenal,” terang Agung Ariyanto.

“Setelah itu Abdul di todong oleh salah satu Tersangka menggunakan pisau, kemudian Korban ditarik turun dari motornya, dan Tersangka juga mengambil HP Samsung milik Evatri dan membawa pergi SPM Honda Vario milik Abdul,” lanjutnya.

AKP Agung menambahkan, kedua tersangka yang telah diamankan adalah RB alias Tole dan MDA alias Fikri. Penangkapan pertama, dilakukan pada hari Kamis (29/3). Tim Leopard berhasil mengamankan tersangka Tole, beserta sepeda motor Honda VARIO 125 warna putih, sebagai sarana kejahatan di Lapangan Bebekan Kedungwuni.

Dari hasil keterangan pelaku pertama, selang 1 jam tim berhasil menangkap tersangka kedua Fikri dirumahnya Desa Salakbrojo Kecamatan Kedungwuni.“Dalam melancarkan aksinya Tersangka Tole berperan merampas HP milik saudari Eva, dan merampas sepeda motor milik Abdul Bahril atau korban, dengan menodongkan pisau dapur yang telah dipersiapkan, sedangkan tersangka Fikri mengawasi lokasi,” kata AKP Agung.

AKP Agung juga menjelaskan bahwa dari keterangan dua pelaku ini, tim melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka MM alias Fatir, dan tersangka AR alias Bodong yang berperan sebagai penadah hasil kejahatan.

“Tim terus bergerak dan berhasil mengamankan, tersangka AG alias Ghoni dirumahnya beserta sepeda motor milik korban. dari keterangan tersangka MF dan tersangka AR sepeda motor milik korban, dijual kepada tersangka AG alias Ghoni sebesar Rp 2.300.000, hasil penjualan di berikan kepada tersangka RB alias Tole dan tersangka MDA alias Fikri sebesar Rp 1,9 juta, dengan demikian tersangka MF dan tersangka AR mendapat keuntungan sebesar Rp 400 ribu,” jelas Kasat Reskrim. (thd/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

24 Model Promosikan Batik Temanggung

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG — Beragam batik khas Temanggungan, Selasa (2/1) malam, dibawakan oleh 24 model yang merupakan duta wisata (Duwis) Mas-Mbak Temanggung. Mereka berlenggak-lenggok untuk...

Keberadaan Humas Hanya Sebatas Formalitas

UNGARAN – Keberadaan bidang Hubungan Masyarakat (Humas) di dalam sebuah lembaga saat ini hanya sebatas formalitas saja. Hal itu dikatakan oleh Dosen Ilmu Komunikasi...

Menggali Potensi Daerah dengan Outing Class

RADARSEMARANG.COM - PADA Tahun 2016, penulis mengikuti program Kemitraan yang diselenggarakan oleh Kemendikbud. Kemitraan mengandung makna kesejajaran dimana guru yang berpotensi untuk berkembang   bekerja...

Pemkab Diminta Beri Kepastian Hukum

MUNGKID—Penambangan liar di wilayah gunung Merapi masih terus terjadi. Dugaan yang ada, karena proses perizinan tidak kunjung diturunkan oleh Bupati Zaenal Arifin, meski Pemprov...

Pemalak Pelajar Ditangkap

SALATIGA – Unit Reskrim Polsek Sidomukti Polres Salatiga menangkap Khoerul Hadi, 29, warga RT 20 RWw 04 Dusun/Desa Klitih Kecamatan Karangtengah Kabupaten Demak. Ia...

Direnovasi

RADARSEMARANG.COM - Sejumlah pekerja sedang membangun shelter BRT sementara di Simpang Lima. Rencananya shelter tersebut akan dibongkar dan dibangun kembali dengan desain yang baru.