33 C
Semarang
Minggu, 25 Oktober 2020

Panmud Hukum PN Semarang Diperiksa KPK

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Panitera Muda (Panmud) Hukum pada Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Ali Nuryahya diduga diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait putusan gugatan praperadilan yang diajukan Bupati Jepara Ahmad Marzuki melawan Kepala Kejati Jateng ke Badan Pengawas Mahkamah Agung (MA), atas kasus dugaan dana bantuan politik PPP Kabupaten Jepara tahun 2011- 2012.

Namun demikian, kebenaran yang bersangkutan apakah benar-benar yang diperiksa belum diketahui kejelasannya, pasalnya sejumlah pihak yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui terkait siapa yang diperiksa. Hanya saja sumber dari pengadilan yang engan disebut namanya, mengakui adanya pemeriksaan terhadap Ali Nuryahya yang dilakukan KPK. Sumber tersebut mengatakan kepada Jawa Pos Radar Semarang bahwa pemeriksaanya dilakukan di Polrestabes Semarang, sedangkan Ali datang mengenakan mobil kantor bernomor polisi H 9504 W, warna metalik abu-abu merk Inova.

Hal tersebut juga diperkuat adanya foto surat yang beredar di group whatsaap ( forum Jurnalis Hukum Tipikor (JHT), surat tersebut dari KPK, sesuai yang tertera pada kop suratnya, dengan nomor: R-522/22/03/2018, perihal pernyataan keterangan terhadap Ali Nuryahya, yang ditandatangani Direktur bidang penyelidikan KPK, Herri Muryanto.

Surat KPK tersebut pada intinya meminta Ali Nuryahya hadir pada Rabu, 4 April 2018, pukul 09.00 hingga selesai di Kantor Polrestabes Semarang, dengan keperluan untuk klarifikasi/didengar keterangannya terkait kasus tindak pidana korupsi penanganan gugatan praperadilan atas penetapan tersangka Bupati Jepara, serta membawa dokumen SK pengangkatan selaku panitera.

Wakapolrestabes Semarang, AKBP Enriko Sugiharto mengakui adanya Tim KPK yang meminjam tempat untuk keperluan pemeriksaan. Hanya saja, Enriko enggan membeberkan secara detail terkait oknum yang diperiksa oleh KPK.

“Iya ada tim KPK yang meminjam ruangan kita untuk pemeriksaan terkait dugaan korupsi. Cuma kami belum mengetahui siapa saja yang diperiksa. Pemeriksaan di ruang Reskrim, sudah mulai kemarin selama (Selasa),” kata AKBP Enriko Sugiharto saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (4/4).

Terpisah, Humas PN Semarang, Muhammad Sainal, mengaku sudah mendengar slentingan pemeriksaan tersebut, namun demikian ia tidak bisa memberitahukan detailnya, apalagi pimpinan juga belum memberitahu. Ia beralasan, pegawai yang diperiksa tidak ada kewajiban memberitahu dirinya sebagai humas.

“Kalaupun meninggalkan kantor izinnya ke pimpinan, saya belum diberitahu terkait pemeriksaan itu,” kata Muhammad Sainal.

Dalam kasus praperadilan Bupati Jepara itu, sebelumnya Perkumpulan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) juga melaporkan hakim tunggal yang menyidangkan perkara, Lasito ke Badan Pengawas Mahkamah Agung (MA). Namun demikian untuk hakim Lasito terlihat masih bersidang di PN Semarang saat pemeriksaan Ali Nuryahya belangsung.

“Memang kasus itu sempat diperiksa Bawas, yang jelas persoalan Bawas merupakan internal organisasi, pastinya punishment tetap ada bisa bertingkat ringan, sedang dan berat. Jadi kalau sangsi pasti ada jawaban,” jelasnya. (jks/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...