33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Tombo Ati Meriahkan HUT Pekalongan

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN–Pentas seni religi, tausyiah budaya dan baca puisi yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, berhasil menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pekalongan ke-112 tahun 2018. Bahkan, Wali Kota Saelany Machfudz didapuk membacakan puisi tentang Kota Pekalongan dari sebuah buku antologi puisi bertajuk 101 Puisi Tentang Kota Pekalongan.

Puisi pertama yang dibacakan bertajuk Andai Kota Pekalongan Kota Impian karya Islah Sofiati dan puisi yang kedua ia membacakan karya sendiri yakni Senandung Kali Loji. “Sebenarnya saya sudah tidak produktif lagi dalam menulis puisi. Sebagai apresiasi saya kepada masyarakat serta menyalurkan hobi di bidang sastra, saya bacakan puisi dari salah satu antologi puisi yang sudah pernah saya ikuti waktu itu,” kata Saelany dalam acara yang dihadiri seluruh Forkompinda Kota Pekalongan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, komunitas serta ribuan warga Kota Pekalongan. Dihibur pula oleh musik religi oleh Opick, di Kawasan Budaya Jetayu, Senin malam (2/4).

Usai wali kota, Taufiq Ismail pun membacakan puisi untuk masyarakat Kota Pekalongan. Usai pembacaan puisi, ia pun memberikan kenang-kenangan berupa antologi puisi karya Taufiq Ismail dengan harapan mampu menggugah kembali semangat wali kota untuk kembali menulis puisi.

“Saya memberikan hadiah buku puisi saya. Judulnya rerumputan dedaunan. Ini puisi terjemahan 160 penyair amerika selama 130 tahun, dari tahun 1850-an hingga 1980. Semoga pak wali yang juga suka menulis puisi bisa berbahagia dan terinspirasi,” kata Taufiq Ismail.

Sementara itu, Prie GS dalam acara tersebut menceritakan kisahnya saat menjadi jurnalis dan berkunjung ke Eropa. Saat itu ditanya oleh orang Eropa tentang bau asap dari rokok yang dihisap oleh orang Indonesia tidak enak. “Saya beruntung bisa diberi kesempatan berkeliling dan paling berkesan, orang di sana bertanya kenapa bau asap rokok Indonesia berbau tidak enak? Saya hanya tersenyum dan menjawab, itu bukan rokok tapi budaya yang menjadikan Indonesia kuat,” imbuhnya.

Budayawan tersebut mengartikan bukan rokoknya yang membuat orang-orang Eropa terkesan, namun pelestarian budayanya. “Begitu juga Kota Pekalongan yang terkenal dengan sebutan Kota Kreatif Dunia. Ini yang menjadikan orang luar sangat mengagumi Kota Pekalongan. Jadi HUT ke-112 ini bisa dijadikan momen agar Kota Pekalongan semakin kratif dan inovatif,” katanya.

Penampilan berbagai seniman malam tersebut, ditutup penampilan sang penyanyi religi Tombo Ati Opick. Mantan penyanyi rock yang banting stir jadi penyanyi religius ini sangat memukau penonton. Di salah satu penampilannya, Opick bernyanyi didamping seluruh pengisi acara, wali kota dan pejabat yang hadir. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Komunikasi Jadi Kunci Kesuksesan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Kemampuan berkomunikasi memegang peranan penting dalam kesuksesan seseorang. Bagi seorang sarjana yang memasuki dunia kerja, kemampuan komunikasi adalah nomor 1. Sedangkan IPK...

Dua Rumah Rusak, Jalan Terputus

KAJEN - Hujan deras yang turun lebih 8 jam di Desa Bubak, Kecamatan Kandangserang, Senin (6/2) mengakibatkan bencana longsor yang menimpa dua rumah warga,...

Terus Kembangkan Inovasi

KENDAL - SDN 3 Kertosari tak mau kalah dengan sekolah inti di Kecamatan Singorojo. Pasalnya sekolah ini menerapkan sistem pembelajaran inovatif. Buktinya sekolah ini...

Hendi Galakkan Jarik Masjid

SEMARANG -  Bulan Ramadan merupakan momentum tepat untuk melakukan ibadah dan amalan positif semata-mata mengharap ridho Allah SWT. Dengan melakukan hal-hal positif Allah SWT...

Sudah Koleksi 200 Piala, Idolakan Ganjar Pranowo

RADARSEMARANG.COM - Pasangan suami istri (pasutri), David Anwar dan Desy Armalina pantas berbangga. Sebab, ketiga putranya ternyata jago matematika. Bahkan, saat olimpiade matematika internasional...

Gullid Diproyeksikan Ganti Peran Yunus

SEMARANG - Head coach PSIS, Subangkit, tampaknya belum puas dengan permainan anak asuhnya di lima laga ajang Liga 2 yang telah dijalani. Pelatih asal...