31 C
Semarang
Sabtu, 28 November 2020

6.231 Data Pemilih Bermasalah

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) Kota Semarang temukan 6.231 pemilih bermasalah dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Atas temuan bermasalah ini, Panwas telah memberikan rekomendasi perbaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Temuan ini didapat dari hasil pencermatan terhadap data A.1.KWK yang disusun oleh KPU Kota Semarang.

Koordinator Divisi SDM dan Kelembagaan Panwas Kota Semarang Muhammad Amin, mengatakan, pengawasan dilakukan secara berjenjang mulai dari Pengawas kelurahan (Panwaskel) yang melaporkan kepada Panwas kecamatan, kemudian diteruskan ke Panwas kota.

“Untuk selanjutnya kami lakukan validasi dan pencermatan kembali satu persatu by name, by addres. Mana yang potensi ganda, meninggal, pindah alamat dengan surat keterangan, TNI/Polri yang masuk DPS,” ujarnya sembari menambahkan, hasil itu kemudian diuji secara langsung di lapangan dengan mendatangi RT dan RW setempat.

Sesuai Undang-Undang dan Peraturan Bawaslu Nomor 9 Tahun 2017 tentang Pengawasan Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih, jelas Amin, hasil pengawasan selanjutnya ditindaklanjuti melalui rekomendasi perbaikan. Rekomendasi tahap pertama telah disampaikan pada tanggal 29 Maret 2018.

”Untuk rekomendasi kedua tanggal 3 April 2018 kami harap temuan DPS ini juga akan ditindaklanjuti,” harapnya.

Sementara itu, Koordinator Penindakan Pelanggaran Panwas Kota Semarang Naya Amin Zaini menjelaskan, sebanyak 6.231 data bermasalah ini sangat banyak variasinya. Mulai dari  pemilih ganda, pemilih meninggal dunia, pindah alamat, pemilih baru yang belum masuk daftar, bawah umur dan TNI/Polri.

”Melalui pengawasan ini kami menginginkan agar semua masyarakat yang memiliki hak pilih terakomodir dengan baik ketika data dan daftar pemilih sudah menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT),” ujarnya.

Panwas Kota Semarang mulai tanggal 24 maret  – 7 april 2018 membuka posko terpadu pengaduan daftar pemilih di 16 kecamatan se-Kota Semarang. Selain di tingkat kecamatan, juga dibuka di sekretariat panwas Kota Semarang Jalan Taman Brotojoyo Nomor 2 Semarang utara.  ”Bisa juga melalui telepon di 024-3516900 atau email Panwas Kota Semarang, panwaskotasemarang33@gmail.com,” ujarnya. (sga/zal)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...