33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Makarel Bercacing Masih Ditemukan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Adanya informasi makanan cepat saji ikan makarel dalam kaleng yang terindikasi mengandung cacing parasit oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), direspons cepat oleh Pemerintah Kota Pekalongan dengan menggelar inspeksi mendadak. Hasilnya, ditemukan 12 kaleng, yang dijual oleh salah toko di Kota Pekalongan, Selasa (3/4/2018).

Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Dinas Kelautan dan Perikanan, Satpol PP, dan Polres Pekalongan Kota melakukan sidak di sejumlah supermarket dan toko di Kota Pekalongan.

“Sidak ini dimaksudkan untuk memantau, apakah masih terdapat barang yang mengandung parasit cacing itu beredar di pasaran,” terang Kasi Kefarmasian dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Andri Wibowo.

Tim gabungan dibagi menjadi dua kelompok yang melakukan sampling terhadap supermarket dan toko yang akan dicek. Dari hasil pantauan, masih terdapat produk ikan kemasan kaleng yang dicurigai mengandung parasit cacing, dijual di pasaran, jumlahnya 12 kaleng.

“Dari hasil pantauan tadi, masih ditemukan 12 kaleng produk ikan kaleng yang mengandung cacing. Kemudian kita arahkan untuk segera ditarik dan tidak dijual, mungkin dari pihak pengelola toko belum melakukan pengawasan,” terang Setya Budi, selaku tim perwakilan dari Dindagkop dan UKM Kota Pekalongan.

“Namun begitu, tim pengawas sifatnya hanya melakukan pembinaan untuk menarik produk tersebut agar disimpan dan tidak dijual kembali,” imbuhnya.

Sementara itu, hasil pengawasan di tempat lain yang mencakup supermarket dan toko ritel, tidak ditemukan produk-produk yang masuk kategori untuk ditarik dari peredaran.

“Pihak pengelola supermarket maupun toko ritel itu sudah menarik produk tersebut pascamendapatkan edaran dari pusat,” kata Setya Budi.

Sebelumnya terdapat tiga item produk dari luar negeri yang ditengarai mengandung cacing. Namun berdasarkan pemeriksaan sebanyak 541 sample dari 66 merk, ditemukan 16 merk impor dan 11 produk dalam negeri yang positif mengandung cacing. Dominasi produk yang mengandung parasit cacing adalah produk impor. (han/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PWI Demak Beri Penghargaan Tokoh

DEMAK-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Demak menganugerahkan penghargaan kepada beberapa tokoh inspiratif di Kota Wali. Ini merupakan kali pertama digelar untuk mengapresiasi kiprah dan peran...

Pedagang Minta Lantai Keramik

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Pedagang Pasar Blauran 2 Salatiga minta pemkot untuk meningkatkan lantai pasar dengan keramik. Selain itu, jika hujan deras, para pedagang masih...

Siswa SMK Perikanan Meninggal di Kapal

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Adila Syam, 16, siswa SMK Perikanan Nusantara Demak dikabarkan meninggal di atas kapal Samudra Arta Santosa. Saat kejadian ini, Adila sedang...

Operasi Candi

RADARSEMARANG.COM - Anggota Satlantas Polres Magelang Kota memeriksa sepeda motor, Rabu (7/3) kemarin di ruas Jalan Canguk Magelang Utara. Selama 2 hari Operasi Keselamatan...

Cegah Korupsi, Tanda Tangani Pakta Integritas

KAJEN–Pimpinan Satuan Kepala Pemerintah Daerah (SKPD) atau pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru dilantik, melakukan Penandatanganan Pakta Integritas, Rabu (11/1) kemarin. Dibarengi dengan...

Idul Adha Tambah Gerbong

WONOSOBO—Mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Idul Adha pada Jumat (1/9) pekan depan, PT. KAI Daop 5 Purwokerto akan menambah rangkaian kereta api (KA). Tujuannya, meningkatkan...