33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

10 Onthelis Genjot Sepeda Anyer-Bali

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Rombongan kirab International Veteran Cycling Association (IVCA), Sabtu (31/3) pagi, bertolak dari Kota Lama Semarang. Peserta kirab ini akan melanjutkan perjalanan menuju Bali dari titik awal perjalanan titik nol kilometer Anyer, Kabupaten Serang, Banten.

Jenderal (purn) Suyono, penasehat Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) mengatakan, IVCA merupakan event internasional yang sangat istimewa. Pada event ini, seluruh sepeda tua dari berbagai negara akan berkumpul menjadi satu pada 12-15 April di Bali. Indonesia, lanjutnya, merupakan negara pertama di Asia yang menjadi tuan rumah acara ini. Sebelumnya, gelaran ini selalu dilaksanakan di negara-negara Eropa. ”Sudah beberapa tahun ditawarkan untuk menjadi tuan rumah. Kemudian di tahun 2018 ini kita siapkan di Bali,” ujarnya.

Kirab ini, kata dia, selain membawa misi perdamaian dan kesatuan, juga membawa misi pelestarian. Kirab ini ingin menyampaikan pesan untuk tetap meletarikan sepeda tua agar dapat disaksikan oleh anak cucu nanti. ”Jangan sampai anak cucu kita bisa melihat sepeda tua justru dari luar negeri,” jelasnya.

Rendi, ketua tim inti kirab mengatakan, sejak keberangkatan dari Anyer, 10 onthelis yang tergabung dalam tim inti ini kerap diguyur hujan. Meskipun demikian, hingga tiba di Kota Atlas, rombongan yang akan menempuh jarak kurang lebih 1.500 km ini dapat melaluinya tanpa terputus.

Sejauh ini, dikatakan Rendi, kendala yang dihadapi di antaranya hanya terkadang ada anggota yang tercecer di jalan. Pasalnya, ada yang harus ke toilet secara mendadak. ”Karena nggak bilang, jadi kita nggak tahu. Terus kita nyariin,” ujarnya sambil tertawa.

Sementara untuk teknis, rombongan ini tidak begitu mengalami kesulitan karena perjalanan mereka sudah dilengkapi dengan semua keperluan, termasuk montir dan kawalan.

Rendi, yang merupakan wakil dari DKI Jakarta menempuh perjalanan ini dengan sembilan anggotanya dari berbagai daerah, di antaranya Medan, Banten, Solo, Cirebon, Bandung, Tuban, dan Kendal.  Dari 10 onthelis, terdapat satu onthelista (sebutan onthelis perempuan) yang berasal dari Bali. Ia adalah Dwi Puspasari. ”Dia ini satu-satunya perempuan dalam tim inti ini. Tapi ketangguhannya tidak kalah dengan yang lain,” jelasnya. (sga/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tinggi, Penderita Kekerdilan

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID—Jumlah anak-anak di Kabupaten Magelang yang menderita stunting (kekerdilan) masih cukup tinggi. Pada 2017 lalu, misalnya, tercatta ada 105 anak dari 37,6 persen...

Tiga Hari Sekali Tanya ke Anak Sekolah

Aktivitas buang air besar sembarangan masih sering ditemukan, terutama di wilayah perdesaan. Masyarakat yang belum memiliki jamban seringkali buang air besar di sungai atau...

Grogi, Persibat Tertahan di Kandang 

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Mengarungi kompetisi Liga 2 Indonesia 2018, Persibat Batang ditahan imbang tamunya dari tanah rencong, Aceh United 1-1. Bermain di hadapan publik...

Van Gogh

Sebenarnya saya tidak perlu menulis topik ini. Ada yang lebih aktual. Misalnya bagaimana orang Hongkong yang terkaya di Asia itu, Li Ka Shing, memutuskan...

Ciptakan Aplikasi untuk Mendeteksi Kelainan Jantung

Banyak ilmuwan Indonesia yang memilih berkiprah di luar negeri karena keterbatasan fasilitas riset di tanah air, bahkan tidak sedikit yang mencetak prestasi mengagumkan. Salah...

Pulang Nonton Konser, Dibacok Pria Bercelurit

SEMARANG- Kota Semarang kembali tidak aman. Penjahat jalanan gentayangan mencari mangsa. Salah satu korbannya Didik Setyawan, 17, warga Desa Waru, Kecamatan Mranggen, Demak. Pemuda tanggung...