33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Kendal Ajukan Tambahan 1.103 PNS

Another

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Pemkab Kendal belum mendapatkan kepastian berapa formasi yang dibuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Meski begitu, Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kendal telah mengajukan permohonan penambahan PNS sebanyak 1.103 posisi ke Kementerian Pedayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Menurut kepala BKPP Kendal, Agus Dwi Lestari mengatakan formasi nantinya akan diprioritaskan dalam bidang Kesehatan, Pendidikan dan Infrastruktur. Hal itu sesuai dengan visi dan misi bupati dalam mempercepat pembangunan di Kendal.
Agus mengatakan pengajuan itu telah dilakukan dua kali yakni pada bulan Desember 2017 dan bulan Februari 2018 kemarin. Menurutnya idealnya kabupaten Kendal memiliki pegawai sebanyak 15962. “Saat ini jumlah PNS kendal sebanyak 8.800, dan tahun ini saja ada sekitar 396 pegawai yang akan pensiun,” kata Agus, kemarin (29/3).
Sedangkan untuk menutupi kekurangan pegawai itu, Pihak pemkab melakukan perekrutan tenaga penunjang kegiatan (TPK). “Soalnya pegawai honorer tidak diperkenankan. Sesuai Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 54 Tahun 2010 saat ini yang diperkenankan hanya melakukan perekrutan TPK,” jelasnya.
Di Kendal saat ini mengalami kekurangan sebanyak 5.586 orang.  Padahal berdasarkan Analisis Jabatan (Anjab) dan Beban Kerja (ABK) idelanya PNS dikendal adalah sebanyak 14.762 orang. Sementara di Kendal saat ini jumlah PNS ada sebanyak 8.876 orang. “Sehingga masih ada kekurangan 5.586 orang,” tandasnya.
Kekurangan dipicu lantaran adanya moratorium oleh pemerintah pusat sampai 2021. Padahal setiap tahun jumlah ASN atau pegawai negeri sipil (PNS) di Kendal mengalami kekurangan. Yakni sejak 2011 rata-rata PNS yang pensiun setiap tahun ada sebanyak 300-400 orang.
“Tahun (2018, Red) ini saja, dalam data kami ada ASN/PNS yang akan pensiun ada 342 orang. Kalau tidak ada penerimaan CPNS, akan semakin berkurang. Hal itu tentu saja sangat berpengaruh pada kinerja di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) terutama yang pelayanan masyarakat,” tambahnya. (bud/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Nyepi, Umat Hindu Sucikan Jiwa

MUNGKID - Umat Hindu di kota dan Kabupaten Magelang sudah memulai rangkaian Nyepi. Sejak Minggu (26/3) lalu, ratusan umat Hindu menggelar ritual Melasti atau...

Mirna Peroleh Penghargaan WTP BPK

KENDAL—Bupati Kendal Mirna Annisa, menerima penghargaan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Jateng. Yakni berupa opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan hasil pemeriksaan...

Bawaslu Ingin Netizen Ambil Peran Awasi Pilkada

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah gencarkan kampanye berperilaku baik di media sosial (medsos) atau internet. Pihaknya menyadari bahwa peran medsos...

Bupati dan Wabup Patungan Beri Hadiah

BATANG-Dua guru honorer asal Limpung Batang, Maskuri dan Evaliana Nur Aisyah yang mengajar di sekolah terpencil, mendapat hadiah spesial dari Bupati Wihaji dan Wakil...

Telusuri Keterlibatan Oknum Polisi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jawa Tengah memastikan akan memantau penanganan kasus dugaan penyelundupan BBM jenis solar dengan kapal kayu di Pelabuhan...

Dikendalikan dari Lapas, Kurir Narkoba Dibekuk

SEMARANG- Eko PA alias Peyek, 25, harus berurusan dengan aparat Reserse Narkoba Polrestabes Semarang. Pemuda asal Weleri Kendal ini diringkus karena terbukti sebagai kurir...