33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Jadikan Keberagaman Sebagai Kekuatan

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Generasi muda saat ini terus diingatkan untuk memegang teguh keluhuran nilai Pancasila dan cita-cita kemerdekaan. Pancasila memiliki spirit yang kuat untuk menyatukan keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia. Termasuk dalam menjawab tantangan kebangsaan.
Hal ini disampaikan oleh Ketua MPR Zulkifli Hasan di hadapan ratusan mahasiswa Univesitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Kamis (29/3). Menurutnya, bangsa Indonesia tengah menghadapi tantangan kebangsaan baik dari dalam maupun luar yang diakibatkan pengaruh tatanan global dan kapitalisme.
“Oleh karena itu anak muda mengenali jati diri bangsanya, falsafah bangsanya, cita-cita Indonesia merdeka, Pancasila dan nilai keluhuran lainnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, tantangan kebangsaan dari dalam antara lain tercermin dari masih lemahnya penghayatan agama dan munculnya pemahaman terhadap ajaran agama yang keliru dan sempit. Selain itu, kurang berkembangnya pemahaman dan penghargaan atas kebhinekaan dan kemajemukan, kurangnya keteladanan dalam sikap dan perilaku sebagaimana pemimpindan tokoh bangsa serta tidak optimalnya penegakan hukum.
“Selain itu masih ada pengabaian terhadap kepentingan daerah dan munculnya fanatisme kedaerahan,” imbuhnya.
Sementara, pengaruh globalisasi ditandai dengan kian meluasnya pengaruh globalisasi kehidupan dan persaingan antar bangsa yang semakin tajam. Sedangkan pengaruh dari kapitalisme ditandai oleh kian kuatnya intensitas intervensi kekuatan global dalam perumusan berbagaikebijakan nasional.
Oleh karena itu, jelas Zulkifli, Indonesia harus kembali kepada cita-cita Indonesia merdeka. Meluruskan kembali kepada apa yang pernah diingatkan Bung Karno sebagai salah satu pendiri negara ini. Menurutnya, bangsa ini harus merdeka agar bersatu, bersatu agar berdaulat, berdaulat agar bisa berlaku adil dan adil agar Indonesia menjadi sejahtera.
“Anak muda kalau mau berhasil harus kuat siapa jati dirinya, darimana ia berasal, kuat rasa kebangsaannya, karena dia memahami sejarah indonesia. Harus punya ilmu, teknologi, harus menguasai, dan harus punya jaringan, berteman jangan bermusuhan,” tandasnya. (tsa/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Reviewer Wajib Berstandar Nasional

SEMARANG – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) Mei mendatang rencananya akan menyerahkan pelaksanaan pemeriksa dan editor atau reviewer proposal Lembaga Penelitian...

Ingin Terus Berinovasi

RADARSEMARANG.COM - INOVASI demi inovasi telah dilakukan Novitasari Tribuana Tungga Dewi, utamanya di bidang gizi. Dengan inovasi yang diciptakan, dara kelahiran 10 November 1995 ini...

Terminal Tipe B Perlu Dibenahi

SEMARANG – Pemprov didesak bisa memaksimalkan peralihan kewenangan 24 Terminal tipe B di Jateng. Saat ini masih belum ada inovasi yang dilakukan untuk melakukan...

11 Perguruan Tinggi Ikuti Edu Fair BKPP

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Sebanyak 11 perguruan tinggi (PT) di Semarang dan Kudus mengikuti kegiatan Edu Fair yang digelar Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP)...

Terharu Disambut Lagu Jangan Menyerah

SALATIGA - Komunitas Rakyat Peduli Salatiga (RPS) bersama Kabar Salatiga (KS) menyalurkan bantuan warganet ke sekolah luar biasa (SLB) ERHA di Sumberejo, Pabelan, Kabupaten...

FIFGROUP Salurkan Bantuan Rp 213 Juta

JOGJAKARTA - Perusahaan pembiayaan terbesar tanah air  FIFGROUP, menyerahkan bantuan kepada masyarakat Jogjakarta, Kamis (23/11). Bantuan itu secara khusus diserahkan kepada perwakilan Kraton Ngayogyakarta...