33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

GTT dan PTT Geruduk DPRD

Minta Kejelasan SK Bupati

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Ratusan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) SD Negeri dan SMP Negeri se-Kabupaten Semarang menggeruduk gedung DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (29/8). Kedatangan mereka yaitu ingin mengadukan nasib yang hingga kini masih terkatung-katung.
Koordinator GTT PTT se-Kabupaten Semarang, Tri Mulyanto mengungkapkan kedatangan mereka ke gedung dewan tersebut yaitu meminta kejelasan tentang Surat Kerja (SK) Bupati Semarang yang beberapa waktu lalu sempat di janjikan Pemkab Semarang.“Belum adanya SK Bupati Semarang tersebut membatasi kami,” kata Tri.
Keterbatasan yang dimaksud yaitu banyak GTT tidak dapat mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Sehingga sampai saat ini banyak GTT di Kabupaten Semarang yang bisa belum mengikuti sertifikasi.
Dikatakannya, melalui sertifikasi secara tidak langsung kesejahteraan para GTT tersebut juga terangkat. Hal lain, yang menjadi tuntutan para GTT dan PTT tersebut yaitu standar gaji sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK).
Disebutkannya, jumlah GTT untuk guru kelas (SD) sebanyak 748 orang, guru PJOK sebanyak 68 orang, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 236 orang, guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) sebanyak 19 orang, dan guru agama Budha sebanyak 1 orang.“Untuk jumlah PTT se-Kabupaten Semarang sebanyak 566 orang,” katanya.
Pada kesempatan tersebut pihaknya menuntut kejelasan nasib melalui SK Bupati Semarang dan standarisasi UMK. Dikatakan Tri, pihaknya juga telah melakukan pendataan data valid jumlah PTT/GTT khusus SD Negeri se-Kabupaten Semarang. Pendataan yang dilakukan berdasarkan data dari Dapodik (data pokok pendidikan).“Kami telah melakukan penghitungan kebutuhan riil, kami siapkan dokumen itu,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Bambang Kusriyanto mengatakan, persoalan data PTT/GTT tersebut akan dibahas bersama dengan anggota Komisi D DPRD Kabupaten Semarang pada, Senin (2/4).
“Kami tidak saja mempercayai data dari GTT maupun data dari Disdikbudpora, namun demikian agar diconvert dalam rapat bersama anggota Komisi D. Nantinya bisa diketahui kebutuhan, kemudian klasifikasi linier atau tidak linier,” katanya. (ewb/bas)

1 KOMENTAR

  1. TOLONG PAK BAMBANG KUSRIYONA,PERHATIKAN MEREKA AGAR BISA MAKAN WLO BUBUR UNTUK MENYAMBUNG HIDUP MEREKA.
    ANDA DI PILIH RAKYAT ITU UNTUK MEMPERHATIKAN RAKYAT.
    JANGAN SAMPAI MEREKA MEREKA INI HANYA JADI KORBAN BAGI PNS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...