33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Pernah Amankan 16 Ekor Ular dalam 2 Malam

Wisnu Aji, Warga Tembalang, Semarang yang Hobi Menjinakkan Ular Liar

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – Sejatinya, ular adalah hewan liar. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan, hewan berbisa ini bisa dijinakkan. Asal tahu chemistry-nya, ular bisa digendong layaknya hewan peliharaan. Seperti apa?
AJIE MAHENDRA
ADALAH Wisnu Aji warga Tembalang. Dia hobi menjinakkan ular liar untuk dijadikan hewan peliharaan. Bahkan, saat peralihan musim seperti sekarang, dia berburu di tempat-tempat yang biasanya dijadikan markas ular.
“Kalau pas peralihan musim, biasanya banyak kemunculan ular gadung luwuk. Itu ular ekor merah yang punya gigitan berbisa. Jumlahnya sangat banyak terutama di Perumahan Bukit Kencana Tembalang dan BSB Mijen,” ungkapnya.
Beberapa waktu lalu, lanjutnya, ada laporan warga terkait penemuan ular semakin marak. Ada ular yang meneror warga RT 03/RW V Jalan Sumbing. Seekor ular berukuran besar dilaporkan muncul di sebuah rumah kosong pada malam hari. Bahkan, diduga sempat memakan ayam milik warga.
Dia pun mengimbau kepada warga setempat agar tidak panik saat menghadapi kemunculan ular. Sebab, menurutnya ular berbisa biasanya hanya keluar dari sarangnya saat malam hari untuk berkembangbiak. Jika melihat ada ular, sebaiknya melapor ada penemuan ular kepada dirinya. “Saya selalu bawa grapstik untuk menjinakan ular berbisa,” cetusnya.
Wisnu menuturkan aktivitasnya menjinakan ular sudah dilakukannya sejak kecil. Kemudian 2015 silam, dia bergabung di komunitas pecinta alam dan satwa (Kapas) untuk mempelajari seluk-beluk penanganan ular berbagai jenis. Sejak itulah, aktivitasnya selalu bersinggungan dengan hewan melata tersebut.
Hingga sekarang, sudah ratusan ular yang dia jinakkan. Dari pengalamannya, dia mampu mengamankan 16 ekor hanya dalam dua malam. “Saya pernah menangkap piton sepanjang 6 meter yang saat itu melintas di jalan raya depan Akpol,” ujarnya.
Dia pun memberi tips kepada warga supaya tidak panik saat menangkap ular. Jika ukurannya besar, seekor ular harus ditangkap pada bagian ekornya. “Kami mainkan dulu ekornya, kalau sudah mulai tenang, baru tangkap kepalanya, ditutup lakban lalu dilepas lilitannya. Makanya, setiap kali beraksi, saya selalu bawa karung, lakban, grapstick. Satu lagi yang patut diperhatikan, pakai sepatu sebagai pelindung kaki saat di semak belukar,” imbuhnya. (*/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sakit Kambuh, Bakar Rumah

WONOSOBO—Sebuah rumah warga di Dusun Silandak, Desa Slukatan, Kecamatan Mojotengah, Rabu (3/5) malam, hangus terbakar. Dugaan sementara, kebakaran  karena ulah seorang anggota keluarga yang...

Buka Posko Pengaduan DCS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jateng telah mengumumkan Daftar Calon Sementara (DCS) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jateng untuk Pemilihan Umum (Pemilu)...

Sri Gunung Gelar Festival Angklung 2018

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Untuk memeriahkan area objek wisata pemandangan Sri Gunung menggelar event  Festival Angklung 2018. Digelar selama dua hari, Sabtu (2/6) hingga Minggu...

Munculkan Bibit Petinju Profesional

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Ratusan petinju cilik dari berbagai daerah di Jawa Tengah unjuk kemampuan  dalam kompetisi tinju Rambo YTBK Fighting 2018, yang digelar di...

3.000 Orang Minum Teh Bersama

SEMARANG - Ada pemandangan berbeda di kantor PT Perkebunan Nusantara IX (PTPN IX) Jalan Mugas Dalam Atas Semarang, Jumat (10/3) kemarin. Ratusan orang kompak...

GWHS Gelar Lomba Foto “Kasih Sayang”

SALATIGA - Grand Wahid Hotel Salatiga (GWHS) menggelar lomba foto dengan tema Kasih Sayang untuk menyambut hari valentine. Foto yang dilombakan tidak harus bersama...