33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Perlu Pengembangan Makan Pokok Alternatif

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Untuk mengurangi konsumsi beras yang saat ini menjadi sumber pangan pokok masyarakat, Pemerintah Kota Pekalongan merasa perlu dilakukan pengembangan makanan pokok alternatif. Salah satunya dengan mengonsumsi menu makanan beragam, bergizi, sehat dan aman (B2SA).

“Saya rasa perlu dilakukan pengembangan sumber daya pangan lokal, sebab keberadaannya sangat melimpah di sekitar kita, selain itu juga membantu perekonomian para petani,” ucap Wali Kota Pekalongan HM Saelany Machfudz saat membuka lomba cipta menu B2SA dan cipta kudapan yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan dalam rangka memeriahkan hari jadi ke-112 Kota Pekalongan Kamis (29/3/2018).

Bahan makanan ini sebut wali kota seperti jagung, ubi kayu, ubi jalar, pisang, talas, sukun, dan menu sejenis lain. Kesemuanya bisa diolah sedemikian rupa, sehingga enak untuk dikonsumsi masyarakat.

Menurut dia,  saat ini tidak ada satupun bahan pangan yang mempunyai kandungan zat gizi yang lengkap. Sehingga untuk dapat hidup sehat, aktif, cerdas dan produktif setiap orang harus mengonsumsi aneka ragam pangan secara seimbang. Baik berasal dari pangan sumber karbohidrat, protein (nabati maupun hewani) serta vitamin dan mineral.

“Dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, dengan cara memenuhi unsur menu makan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) agar kebutuhan gizi keluarga benar-benar terpenuhi,” terang Saelany.

Untuk itu pihaknya terus mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi aneka makanan tersebut agar gizi terpenuhhi. Untuk itu, diharapkan cipta menu B2SA ini tidak hanya untuk lomba saja, tetapi diaplikasikan di masyarakat seterusnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan Agus Jati Waluyo menambahkan, lomba cipta menu B2SA dan cipta kudapan ini  diikuti oleh anggota tim penggerak PKK kelurahan se-Kota Pekalongan, sebanyak 27 tim ini. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya konsumsi B2SA agar meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Karsiti salah satu tim juri dari SMK N 1 Pekalongan menambahkan untuk kriteria penilaian dilakukan berdasarkan aspek kualitatif dan kuantitatif penggunaan bahan pangan lokal yang ada di wilayah setempat dalam menu yang disajikan. (han/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Reksadana Meningkat, Aset Manulife Meningkat 62 Persen

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Aset yang dikelola PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) dalam 24 produk reksadana meningkat signifikan sebesar 62 persen dalam waktu satu tahun. Yaitu...

Kirim 1 Truk Paket Sembako

MAGELANG- Bank Mandiri memberikan bantuan berupa satu truk paket sembako untuk korban banjir bandang di Dusun Nipis Desa Sambungrejo Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang, Senin...

Didukcapil Jemput Bola, Dinpersipda Rilis I-Salatiga

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Pemkot Salatiga banyak memberikan tambahan akses pelayanan ke masyarakat dalam memudahkan dan meningkatkan layanan. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan...

Bian Lian Ramaikan Imlek di Horison Pekalongan

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek Hotel Horison Pekalongan mengemas gala dinner yang lebih menarik. Tak hanya sekedar makan malam dan acara...

Permintaan Meja Belajar Meningkat

RADARSEMARANG.COM - Perajin memproduksi meja belajar anak berbahan kayu limbah pabrik furniture di sentra kerajinan meja belajar Sumeneban, Johar,Kota Semarang, Jumat (20/7). Di masa...

Tim Gabungan Sita 5.616 Rokok Tanpa Cukai

PEKALONGAN-Tim Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Kota Pekalongan terus melakukan operasi penyitaan rokok tanpa pita cukai di sejumlah kelurahan di Kota Pekalongan. Hasilnya, hingga...