33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

Dies Natalis ke-53, UNNES Ciptakan 5 Rekor Leprid

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG Dies Natalis ke-53 Universitas Negeri Semarang (UNNES) tahun ini sungguh spesial. Sebab, kampus di kawasan Sekaran, Gunungpati ini berhasil memecahkan lima rekor sekaligus dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid). Yang terbaru adalah rekor pergelaran wayang kulit spektakuler kolaborasi gagrak Surakarta dan gagrak Jogjakarta pertama di Indonesia. Sertifikat rekor terbaru ini akan diserahkan oleh Direktur Leprid, Paulus Pangka, di sela pergelaran wayang kulit nanti malam (29/3).
Penanggung jawab Dies Natalis UNNES ke-53, Dr Wahyono MM, mengatakan, sampai April mendatang, total akan ada lima kegiatan yang masuk dalam rekor Leprid. Sebelumnya, UNNES berhasil memecahkan rekor Senam Goyang Konservasi yang diikuti 10.573 peserta dengan iringan gamelan secara langsung.  Dua rekor baru yang berhasil diraih UNNES lainnya adalah servis gratis selama 24 jam nonstop, dan konsistensi melakukan servis gratis selama 16 tahun berturut-turut oleh mahasiswa Fakultas Teknik UNNES.
“Rekor keempat akan dipecahkan saat pergelaran wayang spektakuler Kamis (29/3) malam besok (malam ini, Red) adalah rekor keempat yang diperoleh. April nanti rencananya kami juga akan memecahkan rekor pergelaran tari pada perayaan Hari Tari Sedunia yang merupakan rekor kelima,”katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (28/3).
Ia menjelaskan, pemecahan rekor Leprid pada bidang seni kali ini mencoba mengkolaborasikan pergelaran wayang kulit dengan gagrak Surakarta dan Jogjakarta. Dua gagrak wayang tersebut, mempunya karakter dan basic yang berbeda, namun coba disatukan di dalam satu panggung.
“Dua dalang dengan gagrak Surakarta, yakni Ki Sigit Ariyanto, dan gagrak Jogjakarta Ki Seno Nugroho akan coba berkaloborasi. Gamelan masing-masing dalang akan membawa plus dengan sinden, keduanya akan bermain dalam satu panggung,” jelas pria yang juga Dekan Fakultas Ekonomi UNNES ini.
Pergelaran wayang tersebut rencananya akan dihadiri oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan terbuka untuk umum. Lakon yang diusung, yakni Mangunggaling Mustikaning Jagad. Lakon ini diamini dari filosifi Pancasila, dan target UNNES mengejar internasionaliasi, namun tetap di bawah bingkai NKRI dengan pilarnya Pancasila. “Nanti akan dijabarkan, sekaligus untuk meningkatan rasa nasionalisme generasi muda yang kian pudar,” tuturnya.
Direktur Leprid, Paulus Pangka SH, menerangkan, jika pihak UNNES memang pantas mendapatkan rekor dan penghargaan. Pasalnya, kampus UNNES dianggap memberikan inspirasi untuk Indonesia, bahkan masyarakat dunia.
“Penghargaan tersebut diharapkan bisa menggugah insan Indonesia untuk lebih berprestasi dalam bidang masing-masing. Selain itu, memberikan insipirasi dan inovasi agar lebih berprestasi,” katanya. (den/bis/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...