33 C
Semarang
Kamis, 6 Agustus 2020

22 Ribu Warga Terancam Kehilangan Hak Pilih

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Puluhan ribu warga Kabupaten Semarang terancam kehilangan hak pilihnya dalam Pilgub Jateng 2018 ini. Hal tersebut dikatakan kesemuanya belum melakukan rekam data KTP Elektronik (KTP-el). Kepala Dispendukcapil Kabupaten Semarang Budi Kristiono mengatakan sebanyak 22.450 warga belum melakukan rekam data.
“Padahal kami sudah berusaha dengan keras antaralain dengan melakukan jemput bola,” ujar Budi, Rabu (28/3). Jumlah yang belum melakukan rekam data tersebut dari 29.469 warga yang sudah wajib ber KTP-el.
Kemudian, ada 7.019 warga pada saat dilaksungkan Pilgub Jateng pada 27 Juni 2018 usianya genap 17 tahun. Jemput bola yang dimaksud oleh Budi yaitu dengan mendatangi usia pemilih pemula.
Antara lain yaitu mendatangi SMA/SMK untuk melakukan rekam data. Selain itu, pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran kepada masing-masing kecamatan untuk memberikan himbauan kepada warganya supaya segera melakukan rekam data.“Kami jemput bola datang ke sekolah-sekolah untuk usia 17 tahun,” kata Budi.
Usaha untuk mendongkrak jumlah warga yang melakukan rekam data sebenarnya juga sudah dibantu oleh pihak Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Semarang. Ketua Panwas Kabupaten Semarang Agus Riyanto mengatakan pihaknya sudah membentuk posko pengaduan terkait KTP-el di masing-masing Kecamatan. “Mereka yang belum rekam KTP-el ini berpotensi tidak masuk daftar pemilih dan berpotensi kehilangan hak pilih,” kata Agus.
Hingga menjelang dilangsungkan Pilgub Jateng 2018, lanjutnya, jika dihitung sejak hari ini masih kurang sekitar 86 hari. Untuk itu, pihaknya mendorong warga masyarakat Kabupaten Semarang yang belum rekam KTP-el segera menuju di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
“Posko pengaduan ini untuk membantu Dispendukcapil. Kemudian, kami mendorong warga yang belum rekam KTP-el segera melakukan perekam agar terdaftar sebagai pemilih,” tuturnya.
Anggota Panwaslu Kabupaten Semarang, Mohammad Talkis menambahkan semenjak tanggal 24 Maret 2018, Daftar Pemilih Sementara (DPS) sudah diumumkan. Dimana selanjutnya akan diuji publik dari 27 Maret hingga 2 April 2018.
Pengumuman DPS ini akan dipasang di tiap TPS dan kantor desa. “Untuk uji publik ini, kami perintahkan kepada jajaran pengawas desa dan kecamatan mengawasi proses uji publik dan masyarakat agar ikut proaktif mengawasi,” kata Talkis. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Semarak Pesta Pascapanen Durian

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Gebyar Wirausaha Colt T120SS yang berlangsung di Dieng Cinema Sruni Jaraksari, Wonosobo berlangsung meriah. Bekas gedung bioskop Dieng Theater itu disulap...

Siap Kuliah S3 di Inggris, Hadiahi Orang Tua Umrah

RADARSEMARANG.COM - Raeni sosok perempuan tangguh. Di tengah keterbatasan ekonomi, dia berhasil membuktikan sukses dalam pendidikan. Bahkan, kini dia lolos mendapat beasiswa S3 di...

Putus Cinta, Gantung Diri

UNGARAN-Sungguh nekat apa yang dilakukan Septian Dwi Arya Saputro, warga Kelurahan Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur ini. Diduga karena putus cinta, pemuda 23 tahun ini...

5 Mobil, 4 Motor Ludes

TEMANGGUNG—Kebakaran hebat terjadi di Jalan Subagyo lingkungan Argodewi RT 02 RW 03 Kelurahan Mungseng Kabupaten temanggung, Rabu (31/5) malam. Tak ada korban jiwa dalam...

Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang

RADARSEMARANG.COM, JEPARA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah mengajak mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara perangi politik uang. Komisioner KPU Jateng Muslim Aisha...

Antisipisi Kawasan Industri, Dirikan Paguyuban Sokolimo

KENDAL—Sejumlah masyarakat Kendal mendirikan Paguyuban Sokolimo sebagai langkah antisipatif berdirinya Kawasan Industri di Kendal. Dengan paguyuban tersebut, harapannya masyarakat Kendal bisa bersatu, sehingga tidak...