31 C
Semarang
Selasa, 11 Mei 2021

Tiga Hari Air Macet, Pedagang Pasar Dirugikan

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Para pedagang Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung mengeluh, lantaran tiga hari ini saluran air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Agung Temanggung tidak mengalir. Mereka merasa dirugikan dengan gangguan pelayanan perusahan milik pemda tersebut.

“Sejak hari Minggu kemarin sudah ada gangguan, saya kira hanya sehari. Tapi sampai sekarang air dari PDAM belum juga mengalir,” ungkap Siti Aminah salah satu pedagang di Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung, Rabu (28/3).

Ia menuturkan, pada hari pertama mengalami gangguan masih cukup bagus, soalnya pada malam hari air masih mengalir sehingga masih bisa menampung air untuk kebutuhan esok harinya. Namun, pada hari kedua layanan sudah mulai terganggu total. Air baru mengalir sekitar pukul 01.00.  “Terlalu malam mengalirnya, itupun tak lancar. Jadi, tidak bisa menampung air,” terangnya.

Masih menurut Siti, pada Selasa (27/3) kemarin, air dari PDAM sama sekali tidak mengalir, sehingga membuat dirinya terpaksa menutup warung miliknya. “Repot banget kalau seperti ini, tidak ada air bersih, ya tidak bisa memasak, mencuci,” keluhnya.

Denis Rohiyati pedagang lainnya juga menuturkan hal yang sama. Akibat terganggunya aliran air ini membuat dirinya merasa dirugikan, sebab sangat menganggu pelayanan terhadap pelanggan. Bahkan dirinya memilih tutup total karena tidak ada layanan air. “Kalau terganggunya sehari mungkin masih bisa dimaklumi. Tapi ini sudah mau empat hari. Kalau begini siapa yang mau menangung kerugian kami,” katanya kesal.

Denis berharap, petugas PDAM bisa lebih bijaksana saat akan mematikan air ke pelanggan. Kebijaksanaan itu tidak hanya pengumuman akan gangguan pelayanan saja. Melainkan juga di sampaikan kenapa alasan terganggunya pelayanan air. “Pemberitahuan gangguan layanan disampaikan secara detail. Jadi, masyarakat tidak bertanya-tanya penyebab gangguan pelayanan kenapa?” pintanya.

Selain itu, dirinya dan pelanggan lainnya juga berharap, agar petugas PDAM bisa memberikan pelayanan pada malam hari, jika pada siang harinya mengalami gangguan. “Setidaknya kalau malam hari airnya mengalir kan bisa menampung air untuk esok harinya. Nah kalau seperti ini terus kerugian kami semakin besar,” katanya.

Terakhir, ia juga meminta kepada petugas PDAM segera memperbaiki pelayanan, jika memang sedang ada perbaikan maka sebisa mungkin ada solusi lain. Sehingga pelanggan tidak kecewa. “Secepatnya diperbaiki, pelanggan tidak mengalami kerugian yang semakin banyak,” pungkasnya. (san/lis)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here