33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Talud Longsor, Ancam Belasan Rumah Warga

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Akibat curah hujan tinggi sepekan ini, volume air sejumlah sungai di Kendal meluap. Selain mengakibatkan banjir, banyak talud sungai yang longsor. Salah satunya, saluran irigasi di Desa Nawangsari longsor. Sedikitnya rumah 15 Kepala Keluarga (KK) di RT 08/02 desa setempat yang berbatasan langsung dengan saluran irigasi, terancam longsor.
Karena itulah, Selasa (27/3) kemarin, warga dibantu aparat desa dan Babinsa Koramil 04/Weleri memperbaiki talud dengan memasang bambu dan anyaman bambu sebagai penyangga sementara. Rencananya, perbaikan talud akan dilakukan secara bergiliran oleh warga dibantu Babinsa setiap hari.
Kepala Desa Nawangsari, M Ali Ridho mengatakan bahwa kondisi talud saluran irigasi yang mulai ambrol sudah berlangsung dua pekan ini. “Penyebabnya, arus irigasi yang deras akibat luapan air hujan. Sehingga tanah talud labil,” katanya.
Kondisi talud kritis tersebut sudah dilaporkan kepada Pemerintah Kecamatan Weleri dan langsung mendapatkan respon baik dari pihak kecamatan. “Hasilnya, hari ini langsung dilakukan perbaikan talud saluran irigasi,” tuturnya.
Ali Ridho mengungkapkan bahwa perbaikan talud saluran irigasi yang ambrol dan mengancam permukiman warga dilakukan dengan pengerjaan pemasangan tiang pancang dari bambu. “Pemasangan patok untuk pembatas material tanah  yang berada di dalam karung guna memperbaiki talut penahan irigasi sementara,” jelasnya.
Ke depan talud yang rusak itu akan dilakukan perbaikan secara permanen. Kegiatan pengumpulan material tanah dan batu dilakukan oleh warga dalam setiap harinya secara bergiliran. “Material batu itu akan digunakan sebagai bahan untuk membuat talud permanen,” tambahnya.
Sementara Babinsa Nawangsari, Serka Arif Budi Wahono, mengatakan, talud irigasi yang longsor diakibatkan oleh derasnya aliran sungai sehingga mengancam beberapa permukiman warga yang berada di atas saluran irigasi tersebut. “Kami bersama warga melakukan karya bhakti perbaikan talud,” ujarnya.
Perbaikan sementara dilakukan guna mencegah longsor yang semakin melebar dan meluas. Sebab, jika tidak ditangani akan mengancam rumah warga. “Sambil perbaikan dari pemerintah, Babinsa dan warga mengumpulkan material batu yang nantinya dipergunakan untuk pembuatan talud permanen,”  imbuhnya. (bud/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Upgris Beri Stimulan Dana Untuk Dosen

UNGARAN –Universitas PGRI Semarang (Upgris) memberikan stimulan berupa pendanaan, bagi dosen yang ingin melakukan penelitian. Hal tersebut untuk meningkatkan jumlah dosen peneliti di Upgris. “Walaupun...

Sonjo Deso Bupati Raih Penghargaan

RADARSEMARANG.COM, KAJEN-Bupati Pekalongan H Asip Kholbihi mendapatkan penghargaan Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2018 untuk kategori Head of Region with Innovation Program of Direct...

PKK Tirto Tiga Besar Lomba IVA Test

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Upaya Pemkab Pekalongan untuk menekan angka kematian pada ibu hamil dan ibu melahirkan, dan mencegah kanker serviks melalui IVA test telah...

Tak Sepakat Besaran Ganti Rugi Pembebasan Tanah

RADARSEMARANG.COM - Ibu Dini S Purwono yang saya hormati. Dalam proyek tol, ada warga yang belum sepakat dengan besaran ganti rugi sehingga menolak...

Keluarga Korban Dugaan Malapraktik Lapor Polisi

BATANG-Diduga menjadi korban malapraktik usai operasi amendel, pasien Yoyok Agung Setiawan, 31, warga Perumahan Peturen, Desa Menguneng, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, akhirnya meninggal dunia....

Dongkrak Penjualan, Lelang Elektronik

MAGELANG – Penjualan barang elektronik menjelang akhir tahun ini cenderung sepi. Sejumlah cara harus dilakukan untuk mendongkrak penjualan. Toko Electronic City di Artos Mall menggelar...