33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Wajib Ikuti Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Mulai 2018 semua aparatur Badan Permusyawatan Desa (BPD) di Kabupaten Semarang diminta untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Hal itu dikatakan oleh Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha usai rapat koordinasi teknis tentang perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi aparatur pemerintah desa di Kabupaten Semarang di The Wujil Resort and Conention Ungaran, Senin (26/3).
Dikatakan Ngesti, dalam hal ini kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi anggota BPD di 208 desa tersebut mendasari Peraturan Bupati (Perbup) Semarang No 89 Tahun 2017. “Harapan kita pennyelenggara pemerintahan desa dan pelayanan masyarakat bisa bekerja optimal, karena sudah dijamin keselamatan dan resiko  kerjanya oleh BPJS Ketenagakerjaan,” kata Ngesti.
Penggunaan APBDes 2018 tersebut diantaranya untuk peningkatan kapasitas aparatur desa tidak terkecuali BPD. Selain itu, kegiatan yang mendukung pelaksanaan keterbukaan informasi publik, BUMDes, jaminan kesehatan dan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Peningkatakan kesejahteraaan aparatur pemerintah desa melalui keikutsertaan dalam program jamiinan sosial ketenagakerjaan merupakan salah satu kegiatan prioritas yang harus dianggarkan APBDes,” katanya.
Hal tersebut dikarenakan saat ini beban kerja dan tanggung jawab pemerintahan desa semakin bertambah. Tidak lain dikarenakan adanya Dana Desa (DD). Pemberian jaminan ketenagakerjaan tersebut juga dapat diperlebar kepada masyarakat di desa, seperti halnya kelompok tani.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran, Budi Santoso berharap BPD secepatnya mengurus kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan karena sudah dianggarkan di APBDes. “Jangan sampai ketinggalan seperti tahun kemarin, ada empat desa yang perangkat desanya belum diikutkan menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya.
Menurut Budi, ada dua program yang diikuti oleh anggota BPD, yakni jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. “Kalau kepala desa, sekretaris desa dan perangkat desa ikut empat program, yakni jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan jaminan pensiun. Jadi mereka nantinya dapat penisun bulanan,” katanya. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ancam Kader yang Tidak Militan

SEMARANG – Seluruh kader partai Demokrat di Jateng diminta untuk aktif dan memiliki militansi tinggi. Sebab, jika ketahuan tak militan, karinya sebagai pengurus Dewan...

Ribuan Jamaah Syawalan di Wonobodro

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Ribuan jamaah KH Ahmad Syaifudin dari berbagai daerah menggelar Halalbihalal dan merayakan Syawalan di Masjid An Nur Desa Wonobodro, Kecamatan Blado,...

Dikeroyok 7 Pemuda Saat Cidera

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Seorang pelajar tewas secara tragis akibat dikeroyok oleh sejumlah pemuda, di Jalan Raya Muktiharjo, Bangetayu Kulon, Kecamatan Genuk, Minggu (7/1) sekitar...

Mengapa Tiongkok Melulu?

Saya menerima pertanyaan ini kemarin. Saat berada di Universitas Pajajaran, Jatinangor, Bandung: mengapa saya begitu tertarik menulis tentang Tiongkok? Katanya: sayalah orang yang terbanyak...

Main HP Saat Berkendara Bakal Ditindak

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Polres Wonosobo mengadakan gelar pasukan dimulainya Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2018 Senin (5/3) di halaman mapolres. Operasi yang berlangsung 5-25 Maret...

Akan Luncurkan Aplikasi Crowdacting Bergerak Bersama

GERAM: Posting-an Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi terkait fenomena vandalisme di kotanya. Hendi : Ayo Lawan Vandalisme SEMARANG - Semangat berbagai pemerintah daerah di Indonesia dalam...