33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Terobos Palang Pintu, Tewas Disambar KA 

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Nasib malang yang dialami Abdul Qoyyim, 60. Warga Dukuh Jagalan, Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu,  harus meregang nyawa dengan kondisi mengenaskan setelah tertabrak Kereta Api (KA) Argo Anggrek jurusan Jakarta-Surabaya bernomor Loko CC 2061503.
Gara-garanya,  Qoyyim nekat melintas di perlintasan jalan pintu perlintasan (JPL) rel KA yang berada di dukuh Pandean. Padahal kondisi palang pintu sudah ditutup dan peringatan untuk tidak melintas sudah dibunyikan. Tapi korban tengah mengayuh sepeda menyebrangi rel ganda.
Informasi yang dihimpun, sebelum peristiwa nahas itu terjadi,  korban yang mengayuh sepeda dari arah barat menuju timur. Saat tiba di perlintasan sebidang palang pintu KA Pandean, palang pintu KA sudah ditutup petugas penjaga karena KA Argo Anggrek jurusan Jakarta-Surabaya hendak melintas.
Namun, korban justru nekat menerabas palang pintu KA yang sudah dalam kondisi tertutup itu. Petugas  perlintasan palang pintu KA dan warga pengguna jalan sudah mencoba memperingatkan bahwa akan ada KA melintas. Tapi peringatan itu tak digubris korban hingga akhirnya korban tersambar KA Argro Anggrek yang tengah melaju kencang dari arah barat tersebut.
“Kondisi palang pintu KA sudah saya tutup, karena akan ada KA Argo Anggrek melintas. Korban yang mengayuh sepeda onthel nekad terabas palang pitu. Sudah dingatkan, bahkan diteriakin warga, tapi korban tetap nekad menerabas,” kata Rendra, penjaga JPL rel KA Pandean.
Sementara sepeda korban terbelah menjadi dua bagian. Polisi yang  datang langsung melakukan olah kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum.  (bud/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kaji Sistem Jaring Pengaman Sosial

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Guna mempermudah akses pelajar ke sekolah, Pemkab Semarang akan menyediakan dua unit bus sekolah di tiap-tiap eks kawedanan. Bupati Semarang, Mundjirin...

Dewan Akan Panggil Pimpro

"Jadi, tidak gampang untuk menggunakan tanah wakaf meski dengan asal gusur berdalih melaksanakan instruksi presiden. Semuanya ada aturan yang harus ditaati sebagai ciri kita...

Isu Pocong Resahkan Warga

SALATIGA - Dalam beberapa minggu terakhir ini warga Kalibening, Kecamatan Tingkir Salatiga, khususnya kaum perempuan dan anak – anak, dibuat resah dengan kabar kemunculan...

Perangi Pelanggaran

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Eko Margiyono memberi pengarahan kepada 1.632 orang organik Akmil baik militer maupun aparatur sipil negara (ASN)...

Robohkan Rumah, Tumbangkan Pepohonan

KAJEN–Hujan lebat disertai angin puting beliung yang menerjang wilayah Kabupaten Pekalongan, Minggu malam (22/1) kemarin, mengakibatkan satu rumah roboh milik keluarga Fauzi, 48, warga...

SMA Muhammadiyah Juara Robotik LTDC

MAGELANG—Prestasi membanggakan di bidang robotika, diraih oleh Tim Robotik SMA Muhammadiyah 1 Kota Magelang. Mereka memenangi kompetisi robotik untuk kategori Best Design Line Tracer...