33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Tantangan Jadi EO

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – TERJUN di dunia Event Organizer (EO) membuat Dinda Joice dituntut kreatif dan perfectionis. Ia harus bisa mendapatkan klien dengan konsep-konsep yang ditawarkan. Tak jarang ia harus memeras otak untuk bisa mendapatkan konsep yang cemerlang. ”Kreatif itu penting, karena kita memang harus pintar ngedealin dengan klien. Jadi, harus bisa membuat konsep semenarik mungkin,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Selain harus pintar membuat konsep, kemampuan negosiasi juga penting untuk dimiliki. Alumnus S2 Public Speaking UNS Solo ini menjelaskan, negosiasi dengan vendor merupakan hal yang sudah pasti ia lakukan. ”Dan  saya senang, karena dari sini saya justru memiliki teman yang banyak,” kata pemilik Din’s Procuction ini.
Terlebih ia sangat senang ketika event yang dikerjakan dapat berjalan lancar. Karena tak jarang, untuk menuju event berlangsung sukses, ia harus menghadapi hal-hal sulit. Termasuk mengendalikan temperamen saat menghadapi timnya. ”Misalnya saja ketika ada kesalahan sedikit saja pasti saya ngomel-ngomel. Karena saya memang pengin agar event berjalan lancar,” ujarnya.
Diakui, menjadi EO memiliki banyak tantangan. Salah satunya, berpikir bagaimana caranya agar hari esok bisa mendapat event lagi. Tak jarang, ia harus merangkul semua orang dari berbagai lapisan untuk bisa menyalurkan jasa merancang kegiatan yang berkesan.  ”Harus dengan semua orang. Bahkan kalau perlu harus turun ke pasar. Jadi, kalau sewaktu-waktu ada yang mau bikin dangdutan pun, kita buatkan,” katanya.
Perempuan kelahiran Bandung ini memiliki prinsip, jika mau kaya, maka harus mau kerja keras. Dinda sendiri biasa kehujanan, kepanasan bahkan tidak tidur untuk meng-handle Din’s Production. ”Dari EO ini, sudah bisa buat nyicil rumah,” ucapnya sambil tersenyum. (sga/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Rampung Desember 2017

SEJUMLAH pekerja tengah menyelesaikan proyek pembetonan dan pelebaran Jalan Madukoro sepanjang 2,2 km. Nantinya jalan tersebut akan menjadi alternatif utama masyarakat menuju Bandara A...

Yamaha Gandeng Blogger dan Vlogger

SEMARANG – Berkembanganya teknologi komunikasi seperti media sosial (medsos) blog, dan vlog, membuat orang makin kreatif dalam mengekspresikan diri. Melalui media tersebut, masyarakat lebih...

Utamakan Pengabdian ke Masyarakat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sebagai Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTNBH) serta universitas kelas dunia, mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) diminta untuk mengutamakan pengabdian kepada masyarakat dengan...

Pemkot akan Bangun Pasar Induk

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemkot Magelang berencana membangun pasar induk di Jalan Soekarno Hatta, tak jauh dari keberadaan Samsat Drive Thru. Atau masuk wilayah Kelurahan...

Kantongi 24 Nama Pebasket Terbaik

SEMARANG – Sebanyak 24 nama atlet basket cowok dan 24 cewek telah dikantongi tim pelatih, dalam seleksi pemain proyeksi Popnas 2017 tahap pertama yang...

Siapkan Dua Lokasi Bandara Perintis

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang  menyiapkan dua lokasi untuk rencana Pembangunan bandar udara (bandara) perintis. Program pembangunan bandara perintis tersebut dilakukan untuk mendukung program...