33 C
Semarang
Kamis, 22 Oktober 2020

Program KB Sukses, SD Kekurangan Siswa

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Ada yang menarik saat Bupati Batang Wihaji saat melakukan kunjungan kerja dalam kegiatan “Ngudo Roso” kemarin. Saat berkunjung ke SD Negeri Manggis, terungkap bahwa sekolah tersebut kekurangan siswa. Bahkan tahun ini, hanya akan meluluskan 11 siswa yang ikut ujian akhir tahun.

“Melihat fakta ini, terbukti tidak ada istilah kekurangan sekolah, karena murid malah kurang. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor keberhasilan program KB, tapi yang lebih penting lagi dari 11 anak yang akan ikuti USBN bisa lulus dan bisa melanjutkan sekolah,” kata Wihaji saat mengajr di salah satu kelas, pada Senin (27/3).

Dijelaskan juga, walau Desa Manggis termasuk desa terpencil, tapi menurut Wihaji penduduknya bagus-bagus, anak didiknya pintar-pintar dan berkualitas. Terbukti saat dirinya mengetes langsung mata pelajaran matematika bisa menjawab dengan baik.

“Melihat SDM yang bagus Pemkab Batang berkewajiban melayani terhadap pendidikan seperti fasilitas sekolah, buku, alat peraga sekolah, guru dan itu yang lebih penting,” jelas Wihaji.

Bahkan diungkapkan bupati, desa tersebut, dalam sejarahnya memiliki putra daerah yang menjadi seorang profesor dan alumni STPDN, hal ini menunjukan SDMnya bagus sejak lama.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Manggis Rustam menjelaskan, bahwa memang secara demografis sekolahnya hanya memiliki satu rukun warga (RW) dan 3 rukun tetabffa (RT) sehingga mempengaruhi jumlah penduduk.

“Desa Manggis memang hanya memiliki satu SD negeri yang setiap tahun jumlahnya siswanya statis, paling maksimal mendekati 80 siswa. Dibanding dengan jumlah gurunya, ada 3 guru PNS, dan 4 guru wiyata bhakti,” jelasnya.

Selajutnya, di sekolahnya memang tahun ini hanya ada 11 siswa yang mengikuti ujian sekolah berbasis nasional (USBN). Namun, yang menarik pada tahun kemarin, sekolahnya malah bisa meraih peringkat 3 terbaik di tingkat Kecamatan Tulis.

 “Kita menargetkan tahun ini kembali meluluskan 100 persen pada USBN. Namun dari 11 siswa yang akan mengikuti ujian kali ini memang agak berbeda sedikit kualitasnya dibanding tahun kemarin, namun kita akan berusaha,” ajarnya.

Untuk memenuhi target tersebut, sekolah setempat akan berupaya melakukan pembinaan lebih mendalam kepada siswa kelas 6. Dengan cara menambah jam pelajaran dengan les dan try out , dan diharapkan bisa berhasil lulus dengan baik. (han/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...