33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Fasilitasi Pendirian Tujuh Togoro

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Guna meningkatkan mutu usaha perekonomian warga, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian Perdaganan (Diskumperindag) Kabupaten Semarang memfasilitasi pendirian tujuh Toko Gotong Royong (Togoro) pada 2018.
Hal itu dikatakan oleh Kepala Diskumperindag Yosep Bambang Trihardjono usai meresmikan Togoro yang dikelola Bumdes Bersama Kecamatan Tuntang, Senin (26/3). Dikatakannya, pendirian itu menambah jumlah Togoro menjadi delapan yang tersebar di beberapa kecamatan.
“Togoro nantinya akan bisa berfungsi menjadi warung elektronik (E-Warong) yang mendukung program Bantuan Pangan Non Tunai dari Kemensos RI kepada warga kurang mampu,” kata Yosep.
Tujuh Togoro yang didirikan pada tahun 2018 ini berada di Kecamatan Tuntang, Bringin, Jambu, Sumowono, Getasan, Ungaran Timur dan Pabelan. “Pada tahun mendatang tetap kita akan dorong pendirian Togoro di seluruh kecamatan yang ada,” katanya.
Menurutnya, Togoro tersebut nantinya juga akan dapat difungsikan sebagai agen penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kemensos RI yang akan dilaksanakan pada triwulan kedua tahun ini.
Bekerja sama dengan BUMdes atau lembaga lain yang ditunjuk, keluarga penerima manfaat (KPM) BPNT dapat menggunakan uang elektronik untuk berbelanja kebutuhan pokok yakni beras dan telur.
Bupati Semarang, Mundjirin yang hadir pada kesempatan itu mengatakan pendirian Togoro yang dikelola masyarakat lewat badan usaha milik desa ini merupakan amanat dari RPJMD 2016-2021.“Togoro ini merupakan langkah kerja sama timbal balik pemasaran produk masyarakat guna meningkatkan kemandirian ekonomi warga,” katanya.
Sekaligus memiliki daya saing karena produk yang dijual bermutu tinggi. “Keberlangsungan Togoro ditentukan oleh mutu produk yang dijual serta kontinuitas penyediaan produk dari warga pemasok dan pihak manajemen. Kita berharap Togoro dapat menjadi penyeimbang ditengah maraknya toko modern,” katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial, Gunadi yang juga hadir pada acara itu berharap semua Togoro yang ada dapat melengkapi persyaratan yang ditentukan untuk menjadi agen penyalur BPNT. Termasuk diantaranya perangkat keras untuk mendukung sistem online pemanfaatan BPNT. “BPNT merupakan pengganti bantuan beras sejahtera (rastra) yang selama ini diberikan lansung kepada KPM,” kata Gunadi.
Dia berharap setidaknya ada satu agen di setiap desa untuk memudahkan KPM membelanjakan dana bantuan yang diterimanya. “Jadi setiap KPM akan menerima dana transfer dari bank pemerintah. Dana itu dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok secara non tunai di toko atau agen yang telah diverifikasi oleh Bank Pemerintah yang telah ditunjuk,” kata Gunadi. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Muncul Kajian untuk Kembalikan Logo Lama

KENDAL – Logo Kabupaten Kendal hingga saat ini ternyata masih menuai beberapa pro kontra. Muncul sejumlah masukan dari berbagi pihak untuk mengembalikan logo Kendal...

Cetak Personel Profesional dan Berkarakter

SEMARANG - Sebanyak 75 bintara muda dari Satuan Sabhara Polrestabes Semarang menjalani pembaretan. Tradisi ini digelar bertujuan untuk mencetak personel Polri yang profesional dan...

Pengabdian Tanpa Batas Untuk PSIS

Dilahirkan di keluarga yang mencintai sepakbola membuat Djoko Trihadi mendedikasikan dirinya sebagai dokter official klub sepakbola kebanggaan Semarang, PSIS. Ayahnya, merupakan manajer klub lokal...

Pecandu Sabu Diintai 3 Hari

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID — Seorang debt collector alias penagih utang yang menjadi pecandu sabu-sabu kemarin diringkus petugas Polres Magelang. Tersangka bernama Defri Adi, 24, warga...

Santri Harus Paham Bahaya Radikalisme

KENDAL—Aksi teroris oleh oknum yang mengatasnamakan Islam menjadi kepirhatinan Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siraj. Makanya, perlu ditekankan bahaya terorisme sejak...

Hendi Ungkap Rumus ‘POSE’ untuk Promosikan Semarang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - POSE menjadi kunci untuk mempromosikan Kota Semarang. Hal itu diungkapkan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat membuka pameran fotografi Astonishing Indonesia...