31 C
Semarang
Sabtu, 5 Desember 2020

Bantu Pelayanan Medis Ponpes di Bawang

Menarik

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Ratusan santri bergantian mendapatkan pemeriksaan kesehatan maupun konsultasi dengan tenaga medis secara gratis dalam Program Pelayanan Medis dari Djarum Foundation bekerja sama dengan Yayasan Bakti Insan Negeri (YBIN), di Aula Aswaja Centre, SMK Ma’arif NU, Sabtu (24/3). Ratusan santri tersebut berasal dari beberapa pondok pesantren di wilayah Bawang, antara lain dari Ponpes Darussalam, Ponpes Asasul Huda, Ponpes Al Khafifiyah, Ponpes Nurul Falah, Ponpes Hayatussyafi’iyah.
Pimpinan Ponpes Darussalam, Kiai Masturi Ahmad menyampaikan bahwa program ini sangat membantu karena dilaksanakan dekat lokasi pondok dan mampu melayani seluruh santri, maupun masyarakat sekitarnya. “Kehidupan di pondok harus tertib dalam segala hal, termasuk kebersihan. Menjauhkan penyakit dimulai dengan menjaga kebersihan diri sendiri,” paparnya usai membuka kegiatan.
Perwakilan Djarum Foundation, Arvi Oktaviendra, mengatakan, pelayanan medis merupakan salah satu bagian aktivitas Bakti Sosial yang rutin diselenggarakan. Tahun ini, program utamanya Pelayanan Medis Masyarakat Jawa Tengah. Salah satu tujuannya di lingkungan pesantren. “Kami membantu masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan medis secara mudah dan terjangkau oleh semua masyarakat,” ungkapnya.
Koordinator YBIN, dr Mada Gautama menjelaskan bahwa rendahnya tingkat kesadaran kesehatan dan kebersihan di kalangan santri, bisa menjadikan mereka rawan terkena penyakit. ”Seringkali kami menerima keluhan dari para santri tentang penyakit kulit, seperti gatal-gatal dan penyakit mata. Salah satu penyebabnya kurang menjaga kebersihan diri sendiri. Kami berharap, mulai saat ini kesadaran mereka leboh meningkat. Dimulai diri sendiri, lalu lingkungannya,” jelasnya. (fiq/ida)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Dorong UMKM Bangkit, BRI Kembali Gelar BRILIANPRENEUR 2020

RADARSEMARANG.COM - JAKARTA  – Bank BRI kembali menggelar pameran industri kreatif UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2020. Kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian HUT Bank BRI...

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...