Beranda Ungaran Sadar JSK, Kalisidi Raih Juara Harapan Nasional

Sadar JSK, Kalisidi Raih Juara Harapan Nasional

Others

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, telah membuktikan masyarakatnya memiliki kesadaran tinggi terhadap Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (JSK). Kalisidi satu-satunya dari Jawa Tengah yang meraih juara harapan 3 sebagai desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan. Setelah bersaing dengan 276 desa di seluruh Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Direktur BPJS Ketenagakerjaan, Ilyas Lubis dalam Evaluasi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tahun 2017 Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat, di Unit Griya Dahar Sinongko, Jumat (23/3) kemarin. “Kami berharap, semakin banyak warga Kalisidi yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan maupun desa-desa lainnya di Kabupaten Semarang,” tandasnya.
Kepala Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat, Dimas Prayitno Putra menambahkan bahwa total penduduk Desa Kalisidi sebanyak 6.593 jiwa dengan 2.632 pekerja. “Namun baru 1.353 jiwa yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tandasnya.
Tak hanya warga, jelasnya, Perangkat Desa Kalisidi juga sudah diikutkan dalam BPJS Ketenagakerjaan. Terdiri atas 21 aparatur Pemerintah Desa (Pemdes), 37 RT, 6 RW, 1 BUMDes, 8 yayasan, 23 program desa atau proyek jasa konstruksi desa tahun 2017.
Sedangkan Wakil Bupati Ngesti Nugraha SH dalam kesempatan tersebut menyatakan bahwa seluruh perangkat desa di lingkungan Kabupaten Semarang telah diperintahkan untuk ikut BPJS Ketenagakerjaan melalui dana desa yang diperkuat dengan payung hukum melalui Peraturan Bupati (Perbup). Saat ini, sudah ada 6 desa sadar JSK, meliputi Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat, , Desa Gogik Kecamatan Ungaran Barat, Desa Munding Kecamatan Bergas, Desa Pringsari Kecamatan Pringapus, Desa Suruh Kecamatan Suruh dan Desa Bejalen Kecamatan Ambarawa. “Kami bersyukur, Desa Kalisidi ditetapkan sebagai juara harapan 3 dalam lomba Desa Sadar JSK tingkat nasional,” katanya.
Menurutnya, telah ada 9000 warga Kabupaten Semarang yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri, namun 20 persen di antaranya adalah pekerja informal seperti petani dan pelaku UMKM. “Tahun 2018 ini, menargetkan ada peningkatan hingga 16 ribu peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kami harap desa-desa lain bisa mencontoh Desa Kalisidi,” tandasnya.
Sedangkan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Guntur Wicaksono menambahkan bahwa bahwa total penduduk Indonesia sebanyak 260 juta jiwa, dengan angkatan kerja 540 juta jiwa serta pengangguran 7 juta jiwa. “Yang di-cover BPJS Ketenagakerjaan baru 45 juta jiwa. Makanya, kami terus mendorong masyarakat untuk segera didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan demi kesejahteraan mereka,” terangnya. (ida)

Stay Connected

12,288FansSuka
35PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest News

Semut Raksasa

Related News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here