Dream Book, Tingkatkan Hasil Belajar Materi If Clause

spot_img

RADARSEMARANG.COM – PEMBELAJARAN bahasa Inggris masih menemui kendala. Hal tersebut dibuktikan dengan rendahnya semangat belajar dan rerata hasil ulangan harian peserta didik pada materi If Clause. Nilai tersebut masih jauh dari harapan sekolah yang memiliki ketuntasan belajar untuk mata pelajaran bahasa Inggris yaitu 70. Penyebab rendahnya semangat dan nilai pada materi If Clause adalah karena dalam menyampaikan materi pembelajaran guru masih menggunakan metode informasi dan hanya sedikit peserta didik yang ikut aktif dalam pembelajaran. Mereka cenderung pasif dan aktivitas belajar mereka sangat rendah sehingga hasil pembelajaran masih rendah.
Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran dengan cara konvensional verbalistik tidak mampu meningkatkan motivasi peserta didik, karena mereka tidak sepenuhnya terlibat dalam proses pembelajaran, cenderung bersikap pasif hanya menerima sepenuhnya materi yang dijelaskan guru di depan kelas dan tidak memiliki keinginan untuk aktif dalam pembelajaran. Hal tersebut yang mendorong penulis untuk menggunakan Dream Book sebagai media dalam Think Pair Share model pembelajaran kooperatif untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Media pembelajaran sebagai salah satu sarana pendukung guna mendidik peserta didik. Penggunaan berbagai media dalam satu kegiatan pembelajaran bukan hanya sekedar selingan/pengisi waktu atau hiburan, melainkan mempunyai tujuan yang menyatu dengan pembelajaran yang sedang berlangsung. Media apapun yang hendak digunakan, sasaran akhirnya adalah untuk memudahkan belajar peserta didik. Dream Book adalah salah satu media yang bisa digunakan sebagai media pembelajaran. Media akan menjadi alat bantu efektif tatkala guru mampu mengemas beberapa kegiatan yang memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan dirinya sendiri secara aktif.
Dream Book adalah buku yang berisikan mimpi-mimpi peserta didik yang akan menjadi motivasi bagi peserta didik untuk mewujudkannya. Agar Dream Book ini bisa dilihat oleh semua teman di kelasnya, maka isi yang ada dalam Dream Book dituangkan dalam media power point yang dibuat oleh peserta didik yang isinya mimpi-mimpi besar peserta didik disertai dengan gambar-gambarnya sehingga peserta didik bersemangat dan berani bermimpi besar yang akan memberi dorongan semangat untuk dapat mewujudkannya.
Model Pembelajaran Think Pair Share pertama kali dikembangkan oleh Frank Lyman pada tahun 1981. Think Pair Share merupakan jenis pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi peserta didik. Think Pair Share menghendaki peserta didik saling membantu dalam kelompok kecil (2-6 anggota).
Penerapan model pembelajaran Think Pair Share diharapkan peserta didik dapat mengembangkan ketrampilan berfikir dan menjawab dalam komunikasi antara satu dengan yang lain, serta bekerja saling membantu dalam kelompok kecil. Hal ini sesuai dengan pengertian dari model pembelajaran Think Pair Share itu sendiri, sebagaimana yang dikemukakan oleh Lie (2004:57) bahwa, Think Pair Share adalah pembelajaran yang memberi kesempatan kepada peserta didik untuk bekerja sendiri dan bekerjasama dengan orang lain. Dalam hal ini guru sangat berperan penting untuk membimbing peserta didik melakukan diskusi sehingga tercipta suasana belajar yang lebih hidup, aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan.
If Clause merupakan kalimat pengandaian. Conditional sentence (if clause) adalah kalimat majemuk yang terdiri dari subordinate clause (depent clause) yang diawali dengan subordinate conjuntion if berupa condition (syarat) dan main clause (independent clause) berupa result/consequence (hasil). If Clause (conditional sentence) dibagi menjadi 3 tipe.
Tipe 1, pengandaian yang situasinya benar-benar terjadi di masa sekarang. Ketika kita akan membuat pengandaian tentang suatu yang benar-benar terjadi di masa sekarang, kita dapat menggunakan pola kalimat pertama untuk pengandaian tersebut. Formulanya adalah : If + Subject + Verb 1 + Object, Subject + will/can + Verb 1 + Object.
Tipe 2, pengandaian yang situasinya berlawanan dengan kenyataan di masa sekarang.Formulanya : If + Subject + Verb 2 + Object, Subject + would/could + Verb 1 + Object.
Tipe 3, pengandaian yang situasinya berlawanan dengan kenyataan di masa lampau. Formulanya : If + Subject + Had + Verb 3 + Object,Subject +would/could + Verb 3 + Object.
Dengan menggunakan media Dream Book melalui model pembelajaran Think Pair Share, peserta didik dapat menggungkapkan mimpi-mimpinya /cita-citanya. Sehingga pembelajaran akan menyenangkan bagi peserta didik dan menumbuhkan semangat belajar, aktif dan kreatif. Dengan demikian dapat meningkatkan hasil belajar kemampuan menulis peserta didik pada materi If Clause. (tj3/ida)
*) Guru Bahasa Inggris SMK Negeri 11 Semarang

Author

Baca juga:   Nilai-Nilai Religius Dalam Pembelajaran Matematika

Populer

Lainnya