Nyeri Pinggang, Ternyata Loyo

  • Bagikan

Tanya dr Andi:
RADARSEMARANG.COM – Dok, akhir-akhir ini saya sering tidak bisa maksimal dalam berhubungan suami istri, belum sampai selesai, alat vital saya sudah lembek lagi. Saya sering sakit pinggang, apakah ini berpengaruh? Oya, usia saya 36 tahun. Terimakasih untuk jawabannya.
(Bpk F – Smg)
Jawab dr Andi:
Secara anatomis, ada tulang punggung yang melindungi saraf dari otak ke tungkai, organ vital, organ dalam perut. Bila ada pergeseran tulang punggung atau bantalan tulang, bisa terjadi jepitan saraf. Ini disebabkan karena posisi yang salah pada waktu mengangkat beban berat, kelelahan otot, postur yang membungkuk, otot yang lemah, benturan/ kecelakaan/ jatuh.
Saraf yang terjepit itu menimbulkan gejala: nyeri di tungkai, kelemahan otot tungkai/ kaki, gringgingen, nyeri di pinggang, gangguan ereksi, gangguan buang air kecil/kandung kemih, gangguan buang air besar.
Menurut pemeriksaan foto rontgen lumbal, mungkin tampak ada penyempitan di sela-sela tulang belakang. Dalam MRI bisa lebih jelas tampak ada saraf yang terjepit di antara tulang belakang. Nanti dicocokkan dengan pemeriksaan klinis, tulang belakang mana/ nomer berapa yang menjepitnya.
Perlu diketahui posisi yang benar pada saat mengangkat beban dari lantai adalah dengan berjongkok/menekuk lutut, punggung tetap tegak, jadi jangan dengan membungkuk. Bila beban tidak terangkat, berarti harus minta bantuan orang lain atau mengurangi beban tsb, jangan mengangkat dengan posisi membungkuk.
Untuk membebaskan saraf dari jepitan, biasanya dengan operasi di tulang belakang. Pada kasus tertentu, diupayakan dulu dengan rehabilitasi medik, bisa dengan penyinaran hangat/ panas dengan short wave diathermy, ultrasound diathermy, bisa dengan cryotherapy, traksi lumbal, laser, dll.
Agar dapat meningkatkan kembali ereksi, bisa dicari dulu penyebab lainnya, misalnya faktor pembuluh darah, saraf, hormonal, penyakit dalam, psikis, dll. Saraf yang kejepit juga banyak menimbulkan gangguan ereksi pada usia muda. Seringkali tidak dirasakan secara signifikan pada awalnya. Tapi sesudah ereksi sangat berkurang, baru sadar bahwa kemampuannya menurun. Untuk itu perlu berkonsultasi ke dokter. (www.dokterAndi.com)
Kepustakaan:
Choy D. Early relief of erectile dysfunction after laser decompression of herniated lumbar disc. J  Clin Laser Med & Surgery 17(1):25-7 · March 1999 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *