33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Saatnya Masuk Mapolda Serasa di Mal

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

HORMATI KIAI: Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono saat mendorong kursi roda KH Maimun Zubair. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HORMATI KIAI: Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono saat mendorong kursi roda KH Maimun Zubair. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COMSEMARANG – Gedung baru Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Tengah telah sah beroperasi untuk melayani masyarakat setelah diresmikan oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Jumat (23/3) pagi. Mapolda Jateng yang baru ini diharapkan dapat merubah citra masyarakat terhadap kantor polisi.
Usai meresmikan gedung tujuh lantai tersebut, orang nomor satu di kepolisian itu menegaskan adanya gedung baru ini memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hendak melakukan pelayanan di kantor polisi, serta tidak merasa masuk ke kandang macan saat memasukinya
“Jangan sampai orang masuk ke kantor polisi ini seperti masuk kandang macan, dipenuhi rasa khawatir, tapi orang merasa seperti masuk mal, dengan rasa senang,” katanya usai peresmian gedung baru Mapolda Jateng, Jumat (23/3).
Peresmian dihadari sejumlah Pejabat Utama Mabes Polri, Gubernur Akpol, Direktur JCLEC, para mantan Kapolda Jateng, Plt Gubernur Jateng, Sekda Jateng, Kasdam IV/Diponegoro, Kajati Jateng, Ketua DPRD Jateng, bupati-wali kota, kapolres, dan dandim se-Jateng, serta puluhan tokoh lintas agama. Di antaranya, KH Maimun Zubair, Habib M Lutfi Bin Ali Bin Yahya, Ustad Wahyudin, dan Mgr Robertus Rubiatmoko.
Tito mengatakan, perubahan mindset juga harus sejalan dengan kinerja anggota polisi lebih meningkat dan profesional. Sehingga selain dapat mengubah mindset masyarakat, adanya gedung baru juga menjadi pemicu mentalitas para anggota.
Terhadap gedung baru, Tito menilai fasilitas yang tersedia cukup baik, megah dan representatif. Namun ia mengingatkan kepada anggota Polda Jateng untuk mengevaluasi antara lain membuat SOP supaya peristiwa kebakaran pada gedung sebelumnya tidak terulang di kemudian hari.
“Evaluasi buat SOP jangan sampai kebakaran itu terulang karena kelalaian kita. Mungkin karena listriknya semrawut, harus diperbaiki,” tuturnya.
Tito menegaskan, pembangunan gedung yang menggunakan uang rakyat, maka anggotanya sebagai pelayan harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
“Silakan bangga dengan gedung barunya, tapi juga perbaiki layanan publik. Sehingga masyarakat di Jateng merasa lebih aman dan nyaman. Termasuk berurusan dengan kepolisian menjadi lebih mudah,” terangnya.
Gedung baru Mapolda Jateng ini disebut jenderal bintang empat itu menjadi salah satu yang terbaik dari beberapa gedung mapolda lain, yang sebelumnya diresmikan, yakni Mapolda Metro Jaya dan Mapolda Papua Barat.
“Sistemnya saya lihat juga bagus, pengamanannya sudah menggunakan elektronik. Kemudian pembagian ruangan yang cukup bagus. Ada pelayanan publik yang jadi satu, sehingga masyarakat bisa merasa nyaman ketika masuk kantor polisi,” ujarnya.
Tito juga mencontohkan agar para anggotanya melakukan pelayanan seperti dalam perbankan. Hal tersebut akan menambah suasana nyaman yang sudah didesain sedemikian rupa melalui gedung baru.
“Kepolisian adalah melayani institusi sipil, jadi jangan buat orang yang masuk polda ini serasa masuk di kandang macan. Buat orang yang masuk mapolda itu serasa masuk kantor perbankan, disambut dengan ramah, buat seperti orang mau masuk mal,” tandasnya.
Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono menyebut, jika gedung baru Mapolda Jateng itu kini menjadi lokasi jujugan untuk foto selfie.“Ada ornamen salah satu tanda keajaiban dunia yakni Candi Borobudur di pagar depan Mapolda Jateng. Ornamen inilah yang diminati banyak warga,” ujarnya. Meski demikian, kapolda tak mempermasalahkan hal itu. Ia bahkan menyambut dengan terbuka dan berharap halaman Mapolda Jateng menjadi salah satu spot terbaik untuk berfoto. ”Jadikan gedung baru ini seperti rumah rakyat yang indah dan megah,” katanya. (tsa/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Buktikan Kreativitas di Ajang Pramuka Galang Tangkas

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - SMA Kesatrian 2 Semarang menggelar lomba Pramuka Galang Tangkas Satria Karya tahun 2018 pada Minggu (4/2) lalu. Sebanyak 13 regu putra dan putri dari 13 sekolah SMP...

Pelaku UKM Dibekali Digital Marketing 

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Dunia pemasaran produk yang semakin perkembang terutama dalam dunia marketing online, ingin coba ditularkan oleh PT Telkom Witel Pekalongan kepada Usaha...

Ajang Sampaikan Program

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Pemerintah Desa Karangtejo Kecamatan Kedu, Temanggung selama bulan Ramadan 1439 Hijriah tahun 2018 menggelar safari Ramadan dengan melaksanakan salat tarawih berkeliling...

Mohon Kesehatan, Arak Dewa Obat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Ratusan umat Tri Dharma Kelenteng Besar Tay Kak Sie memperingati kedatangan Dewa Obat atau Poo Seng Tay Tee ke-158 di Pantai Marina, Minggu...

Tingkatkan Minat Baca Pelajar

SEMARANG – Minat baca di Indonesia dikenal masih rendah. Meski begitu, setidaknya ada anak-anak muda yang gemar membaca buku, bersikap kritis, dan menuangkan pemikirannya...

Raperda Copas ’Tampar’ Mundjirin, Jiplak Raperda Kota Magelang

UNGARAN - Ini sungguh memalukan. Satu dari 12 rancangan peraturan daerah (raperda) yang diajukan Pemkab Semarang dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Semarang, Senin (20/2)...