33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

OJK Bagi Pengetahuan Industri Keuangan Syariah

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berusaha mendorong berkembangnya industri keuangan syariah. Menyusul survei OJK tahun 2016, tingkat literasi keuangan syariah baru 8,11 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan syariahnya 11,06 persen.
Deputi Komisioner Pengawas IKNB II OJK, Moch Ihsanuddin beranggapan bahwa industri keuangan syariah masih mampu berkembang lagi, mengingat peluangnya masih terbuka lebar. Salah satu upaya pengembangan industri keuangan syariah, OJK bersama Program Studi Ekonomi Islam FEB Undip dan Forum Dosen Ekonomi Bisnis dan Islam (Fordebi) Wilayah Jawa Tengah mengadakan Training of Trainers (ToT) bagi guru SMK se-Jawa Tengah di Gedung Laboratorium Kewirausahaan FEB Undip pada 20-22 Maret 2018.
“Peserta akan dibekali beberapa materi seperti Industri Keuangan Non Bank (IKNB) syariah, perbankan syariah, dan pasar modal syariah. Selain itu, dalam ToT ini, dilakukan sharing knowledge antarpeserta dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang industri keuangan syariah,” jelasnya.
Ketua Forum Dosen Ekonomi Bisnis dan Islam (Fordebi) Wilayah Jawa Tengah Darwanto menilai, dengan adanya ToT ini dapat membantu guru-guru SMK lebih memahami industri keuangan syariah.
“Output dari ToT untuk guru SMK ini, meningkatkan kompetensi guru dalam memahami industri keuangan syariah. Khususnya industri keuangan non bank syariah,” ujar Darwanto.
Selama ini, lanjut Darwanto, pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah masih terbatas pada perbankan syariah. Padahal ada dana pensiun syariah, asuransi syariah dan pegadaian syariah. Bahkan, potensinya masih lebih luas lagi.
“Selain kegiatan ini, kami dari Fordebi mencoba memberikan informasi bahwa ekonomi Islam bukan hanya keuangan Islam. Ekonomi Islam sangat luas, termasuk sektor riil menjadi bidang yang dikaji,” tutupnya. Setelah mengikuti ToT, diharapkan para guru-guru SMK tersebut mampu menerapkan serta menyebarluaskan ilmu yang telah mereka peroleh. (tsa/adv/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sekolah-Sekolah Swasta Diberi Hibah Rp 4,6 Miliar

MAGELANG—Dana hibah senilai Rp 5,7 miliar kemarin diserahkan Pemkot Magelang kepada KONI, DHC BPPK-45 dan sekolah swasta. Pemkot berharap, dana tersebut sesuai peruntukannya. Kepala Badan...

Dukun Pengganda Uang Diringkus

TEMANGGUNG - Praktik penipuan dengan dalih menggandakan uang masih saja terjadi. Agus Purwanto, 31, warga Dusun Kopen Desa Kandangan Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung yang...

Ratusan Siswa Gelar Doa Kelulusan Unas

KENDAL—Jelang Ujian Nasional (Unas) para siswa SMKN 2 Kendal menggelar doa dan istighosah bersama di halaman gedung olah raga sekolah setempat, kemarin. Dengan harapan...

Waspada Kampanye Hitam di Media Sosial

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Masyarakat Kabupaten Semarang harus waspada dengan adanya kampanye hitam dalam Pilgub Jateng 2018. Meski hingga kini, Panwaslu Kabupaten Semarang belum menemukan adanya kegiatan...

Hendi Bantu Pemkab Magelang Kembangkangan Wisata

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi secara resmi menyerahkan sebuah aplikasi ponsel pintar "Wisata Magelang" yang secara khusus dibuat Pemerintah Kota (Pemkot)...

Dua WNA Asal Tiongkok Ditangkap

WONOSOBO – Kantor Imigrasi Kelas II Wonosobo menangkap dua tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok. Keduanya diduga melakukan penyalahgunaan izin tinggal karena menggunakan visa...