33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Mei, Batas Waktu Uji KIR Taksi Online

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang memberikan batas waktu uji KIR taksi online di Kota Semarang pada 31 Mei mendatang. Hingga kini baru tercatat 142 unit taksi online yang sudah melakukan uji KIR dari ribuan unit taksi online yang beroperasi di Kota Semarang.  Hal itu sebagaimana aturan baru mengenai transportasi berbasis aplikasi online, yakni Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek.
“Hingga saat ini baru 142 unit taksi online yang uji KIR. Padahal di Kota Semarang jumlahnya sangat banyak. Kami berikan batas waktu hingga Mei mendatang,” kata Kabid Lalulintas Dishub Kota Semarang, Topo Mulyono, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (23/3).
Dia mengancam, jika hingga batas waktu yang ditentukan mereka tetap tidak melakukan uji KIR, maka nanti akan ditertibkan petugas.  “Sejak Kementerian Perhubungan mengeluarkan aturan uji KIR bagi kendaraan sewa khusus atau taksi online pada November 2017 lalu, antusiasme pemilik taksi online mengurus KIR masih rendah,” katanya.
Maka dari itu, pihaknya meminta agar pemilik kendaraan taksi online untuk melakukan uji KIR. “Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada para pemilik angkutan online tersebut untuk mengurus izin KIR. Sebab, uji KIR penting dan wajib bagi semua kendaraan angkutan, baik angkutan barang ataupun angkutan penumpang,” ujarnya.
Hal tersebut demi keselamatan dan kenyamanan penumpang. Sehingga pemilik taksi online wajib mematuhi aturan undang-undang tentang lalulintas dan angkutan jalan.
Kasi Lalulintas Dishub Kota Semarang, Agung Meidri Hariono, menambahkan, pengurusan uji KIR taksi online tidak bisa dilakukan secara perorangan. Pengurusan baru bisa dilayani jika dalam bentuk badan hukum.
“Syarat uji KIR harus mendapatkan Surat Persetujuan Izin Operasional (SPIO) dari Dinas Perhubungan Provinsi Jateng. Dan untuk mendapatkan SPIO itu, harus berbadan hukum, bisa koperasi, CV, PT atau lainnya,” paparnya.
Terkait biaya pengurusan uji KIR, ia menambahkan, jika hal itu sudah diatur oleh Perda. “Dalam Perda disebutkan, uji KIR kendaraan angkutan akan dikenakan biaya Rp 57 ribu,” katanya.
Terkait pembatasan kuota yang dikhawatirkan tidak bisa menampung jumlah taksi online, Kepala Seksi Angkutan Orang Tidak Dalam Trayek Dinas Perhubungan Provinsi Jateng, Dikki Rulli Perkasa, telah menegaskan bahwa Dinas Perhubungan Provinsi Jateng akan mengeluarkan kebijakan kuota kompromi.
Secara total, wilayah Kedungsepur: izin 2.500 unit, tambahan 864 unit, kuota kompromi menjadi 3.364 unit. Subosukowonosraten: izin 1.050 unit, tambahan 360 unit, kuota kompromi menjadi 1.410 unit. Barlingmascakeb: izin 244 unit, tambahan 141 unit, kuota kompromi 404 unit. Bregasmalang: izin 57 unit, tambahan 659 unit, kuota kompromi 716 unit. Petanglong: izin 24 unit, tambahan 326 unit, kuota kompromi 350 unit.
Sedangkan untuk Purwomanggung: izin 198 unit, tambahan 237 unit, kuota tambahan 435 unit. Wanarakuti Banglor: izin 63 unit, tambahan 212 unit, kuota 275 unit. Secara keseluruhan, izin ada 4.136, tambahan 2.819 unit, sehingga total kuota se-Jawa Tengah ditetapkan sebanyak 6.955 unit.
“Kuota kompromi merupakan penetapan kebutuhan kuota kendaraan angkutan sewa khusus, yakni gabungan antara taksi reguler dan taksi online atau angkutan sewa khusus yang ditetapkan secara bersama, disetujui dan disepakati oleh pelaku pemangku kepentingan serta pihak angkutan taksi reguler plat kuning,” ujarnya.
Dia meminta para pelaku usaha taksi online segera melakukan pengurusan izin. “Kuota ini menjadi salah satu hal krusial. Sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu-lintas dan angkutan jalan, untuk kebutuhan kendaraan bisa dilakukan evaluasi setahun sekali. Jadi, sebenarnya mengenai kuota sekarang ini bukan suatu hal yang perlu ditakutkan,” katanya.  (amu/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Transparan, Bisa Dipantau via HP, Ternak Mati Diganti

RADARSEMARANG.COM - Anda ingin beternak sapi, tapi tak ingin ribet membersihkan kandang dan memberi pakan ternak tiap hari? Oemah Sapen di Dukuh Wonoyoso, Desa...

Pemetik Bass dan Dosen Fisika, Pilih Terjun di Dunia Politik

RADARSEMARANG.COM - Selain dikenal sebagai politikus, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy ternyata memiliki hobi bermain musik. Saat...

Lulusan Dikado Penampilan Jikustik

MAGELANG – SMK Citra Medika baru saja mewisuda 110 siswanya di Atria Hotel Magelang, Rabu (17/5). Pihak sekolah memberikan kado manis untuk lulusannya dengan...

Lansia 100 Tahun Nyaris Celaka

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Rumah milik Markum, warga Kampung Pasar Anyar, Sumberejo Mertoyudan Kabupaten Magelang nyaris habis diamuk oleh si jago merah, Selasa (20/3) sore....

PPP Kubu Djan Faridz Dukung Sudirman Said

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Bakal calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said mendapat dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz. Dekalarasi dukungan disampaikan di...

4 Anak Panti Asuhan Diduga Ditelantarkan

DEMAK-Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA) Pemkab Demak menemukan empat anak diduga ditelantarkan di sebuah Panti Asuhan di Desa Karangmlati, Kecamatan...