33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Luncurkan Program Kali Bersih,Tanam 1.000 Bambu, Lepas 7.000 Ikan

Peringatan Hari Air Sedunia PT Geo Dipa Energi (Persero)

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Komitmen PT Geo Dipa Energi Dieng dalam penyelamatan lingkungan terus diwujudkan. Berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara, menghelat peringatan Hari Air Sedunia 22 Maret dengan meluncurkan kegiatan Prokasih  akronim Program Kali Bersih.
Peluncuran program ini, dipimpin Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero) Riki Firmandha Ibrahim, GM PT Geo Dipa Energi Dieng Puguh Wintoro, Wakil Bupati Wonosobo, Wakil Bupati Banjarnegara, Forkominda serta warga Desa Dieng Wetan dan Dieng Kulon.
Aksi Prokasih ditandai dengan penandatanganan komitmen PT Geo Dipa Energi Dieng dengan Kepala Desa Dieng Wetan Kabupaten Wonosobo, dan Kepala Desa Dieng Kulon Kabupaten Banjarnegara. Setelah itu, penanaman bambu dan pohon di sepanjang sumber Sungai Tulis serta pelepasan ikan di sungai tersebut.
Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero) Riki Firmandha Ibrahim mengatakan, Hari Air Sedunia sepatutnya diperingati sebagai refleksi bersama dalam memelihara lingkungan. Sebagai perusahaan yang terus merawat lingkungan, pihaknya bersama Pemkab Wonosobo dan Banjarnegara meluncurkan Program Kali Bersih alias Prokasih.
“Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Pemkab Wonosobo dan Banjarnegara,”katanya.
Dikatakan dia, melalui program ini pihaknya memberikan 1.000 bibit pohon bambu cendani alias pringgondani yang diserahkan kepada warga Dieng Wetan dan Dieng Kulon untuk ditanam di sepanjang tepi sungai. Tujuannya agar keberadaan Sungai Tulis yang merupakan hulu sub DAS Serayu terpelihara. Selain kebersihan akan memberikan dampak kesehatan, juga mengurangi risiko bencana.
“Kami juga lepaskan 7.000 bibit ikan wader agar habitat sungai terus hidup,” ujarnya.
Selain menjaga keselamatan, kata Riki, Dieng sebagai kawasan wisata harus tetap cantik dan terpelihara lingkungannya. Sungai menjadi salah satu denyut nadi alam yang harus dipelihara. Bersama 370 warga Dieng, pihaknya sudah membersihkan sungai sepanjang 2 kilometer.
“Kami lakukan komitmen bersama kepala desa dari dua desa di Dieng,” imbuhnya.
Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo yang hadir dalam acara tersebut menyebutkan, Dieng sebagai hulu Sungai Serayu memiliki peran sentral dalam kehidupan masyarakat di sepanjang Sungai Serayu.
“Kami sangat mendukung peringatan Hari Air ini melibatkan warga kami, agar memelihara dan merawat sungai,” paparnya.
Hal senada disampaikan Wakil Bupati Banjarnegara Syamsudin, dia menyebutkan Prokasih adalah spirit ajakan kepada semua warga menyelamatkan sungai. Karena kalau tidak dipelihara sungai bisa mengancam kehidupan masyarakat.
“Spirit kegiatan ini sangat baik. Air adalah sumber hidup manusia yang harus terus dirawat,”pungkasnya. (ali/adv/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kota Lama Angkat Tema Perdagangan Gula

SEMARANG – Kota Lama Semarang akan mengusung tema Pusat Perdagangan Gula Dunia untuk mengejar target menjadi World Heritage Site UNESCO. Tema tersebut dirasa cocok...

Lestarikan Kesenian Nazrak

JAMBU – Desa Brongkol, Kecamatan Jambu, memiliki kesenian tradisional yang hingga kini terus dilestarikan. Kesenian ini berupa tarian, diiringi syair islami yang dilantunkan bersama alat...

Terinspirasi Influencer dan Role Model

Pewarnaan rambut kini telah menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung penampilan secara keseluruhan. Trennya pun bergulir tiap musim. Kali ini giliran nuansa natural...

Pengedar dan Pecandu Togel Dibekuk

TEMANGGUNG–Tim Satuan Reskrim Polres Temanggung kemarin meringkus lima pejudi togel jenis Kuda Lari (KL). Kelimanya langsung ditetapkan sebagai tersangka. Yakni, Sunarto Amin, 59; Mulyanto,...

36 Ruas akan Dipasangi Mesin Parkir

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Penertiban juru parkir (jukir) yang memungut tarif tak sesuai aturan sejauh ini belum maksimal. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menyarankan bagi...

Tafsir : Kader Muhammadiyah Jangan Kolot

TEMANGGUNG- Untuk membangun umat untuk kemajuan, kader Muhammadiyah tidak boleh kolot. Sebab jika masih kolot, bisa menjadi antikemajuan. Hal itu ditegaskan Ketua Pimpinan Wilayah...