31 C
Semarang
Rabu, 12 Mei 2021

Santri Diminta Tidak Golput

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG –  Santri pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Temanggung diminta tidak menjadi golongan putih (golput) dalam gelaran Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah dan Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Temanggung Pilkada 2018.

“Saya minta kalian menggunakan hak pilihnya dalam pilkada 27 Juni mendatang, ” pinta Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas) Kabupaten Temanggung, Koentjoro kepada para santri dalam acara pendidikan politik bagi santri di Resto Omah Kebun Temanggung,  kemarin.

Di hadapan 80 santri utusan pesantren se-Kabupaten Temanggung itu, Koentjoro menjelaskan, sejauh ini pengetahuan tentang politik dan informasi tentang pilkada atau pemilu pada umumnya di kalangan pesantren dirasa kurang optimal.

“Dengan pendidikan politik ini,  santri lebih peka dan melek politik. Santri tidak antipati terhadap politik,” harapnya

Kasi Politik dan Kewaspadaan Nasional Kesbangpol dan Linmas Temanggung,  Sri Widada mengatakan, santri dan pesantren pada umumnya punya peranan sangat penting dalam kemajuan demokrasi di Indonesia. Menurutnya, para santri ini nantinya akan menjadi ulama atau tokoh di masing-masing daerahnya, tentu punya pengaruh yang kuat di masyarakat.

“Mereka ini diharapkan bisa melakukan dakwah politik, politik kebangsaan dan keumatan. Bukan politik praktis,” tegas Sri.

Sri juga berharap, dari kegiatan pendidikan politik santri ini,  selain mempunyai wawasan keislaman, santri juga mempunyai wawasan keindonesiaan dan berwawasan global. (san/lis)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here