33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

49 Orang Berlomba Jadi Pustakawan Terbaik

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Sebanyak 49 pustakawan se-Kota Magelang mengikuti pemilihan pustakawan berprestasi tingkat Kota Magelang tahun 2018 yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Magelang. Namun dari itu, hanya 12 yang berhasil maju ke babak final. Kemudian diambil 6 besar untuk juara utama dan harapan.

Sekretaris Disperpusip Kota Magelang, Triyamto menyebutkan juara pertama dalam lomba ini akan mewakili ke tingkat Provinsi Jawa Tengah. Sosok pustakawan yang dicarinya harus mempunyai misi mengembangkan perpustakaan secara umum, maupun di unit kerja masing-masing. Di samping itu, memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh provinsi.

“Untuk mengetahui kemampuan pustakawan, peserta diminta untuk memaparkan inovasi atau program yang mendukung perpustakaannya, kemudian mengikuti tes wawancara,” katanya, kemarin.

Kasi Pengembangan Pembinaan Pembudayaan Perpustakaan, Disperpusip Kota Magelang,Yuli Wijayanti menambahkan, komponen penilaian meliputi pengetahuan kepustakawanan (kognitif) dengan bobot nilai 30 persen. Lalu 20 persen untuk kemampuan membuat karya tulis ilmiah bidang kepustakawanan. Kemudian, 20 persen dalam kemampuan berkomunikasi menggunakan Bahasa Indonesia dan Inggris atau berbagai ilmu pengetahuan melalui presentasi materi kepustakawanan, serta motivasi, kepribadian dan etika profesi yang mendapat bobot nilai 30 persen.

“Dari aspek yang dinilai, kami harap lomba ini bisa mewujudkan citra pengelola perpustakaan atau pustakawan sebagai profesi yang dapat dibanggakan di lingkup regional, provinsi, nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Menurut dia, kunci majunya sebuah perpustakan ada pada pengelolanya. Semakin aktif pustakawan itu, maka perpustakaan akan hidup. Selebihnya, harus punya inovasi untuk menarik masyarakat berkunjung ke perpustakaan.

“Pustakawan harus rajin berkoordinasi dengan perpustakaan daerah, kalau ada permasalahan kekurangan buku, kami siap droping buku apabila dibutuhkan,”  tuturnya.

Seorang perserta, Yunda, pustakawan Universitas Muhammadiyah Magelang memaparkan program unggulan biblioterapi. Ia berujar, biblioterapi dimaknai sebagai upaya penyembuhan melalui buku. Dirinya membuat layanan rekomendasi buku yang terbagi dalam empat kategori. Yakni, buku biblioterapi untuk pengasuhan, inspirasi, motivasi dan penanaman nilai.

“Saat ini masih dalam tahap konsep, tapi akan jadi program prioritas di perpustakaan kami,” paparnya saat presentasi. (put/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Petani Pesisir Kembangkan Padi Tahan Air Asin

KENDAL—Para petani di wilayah pesisir pantai Kendal, kini mulai mengembangkan varietas padi tahan air asin. Dengan padi verietas ini, bisa mengatasi dampak intrusi air...

New Pallapa Siap Goyang Tembiring

DEMAK - Dangdut New Pallapa dari Surabaya Malam (8/9) nanti siap menggoyang lapangan Tembiring tempat berlangsungnya pasar rakyat Grebeg Besar. Selanjutnya, pada Sabtu (9/9)...

10 Onthelis Genjot Sepeda Anyer-Bali

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Rombongan kirab International Veteran Cycling Association (IVCA), Sabtu (31/3) pagi, bertolak dari Kota Lama Semarang. Peserta kirab ini akan melanjutkan perjalanan menuju Bali...

53.448 KK Akan Terima BPNT

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi meluncurkan program Bantuan Sosial (Bansos) Beras Sejahtera (Rastra) yang terdiri dua jenis. Yaitu bantuan sosial pangan dan...

Pembinaan Harus Lebih Tertata

SEMARANG - Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng diharapkan lebih intens menjalin komunikasi dengan pengprov, terkait dengan grand design pembinaan olahraga di Jateng. Ikhtiar...

Stres, Pemuda Panjat Tiang Listrik

MAGELANG— Riski Galuh Prabowo, 19,  pemuda tanggung asal Paten Jurang RT 2 RW 15 Kelurahan Rejowinangun Utara, bikin repot sejumlah warga dan petugas PLN...