33 C
Semarang
Kamis, 2 Juli 2020

Pilih Hunian Vertikal untuk Investasi

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Hunian vertikal di Kota Semarang mulai menjamur. Namun demikian, sejauh ini hunian jenis tersebut dinilai masih banyak dibeli sebagai investasi.
Ketua Panitia Property Expo, Dibya K Hidayat mengatakan, awal tahun ini pembelian hunian vertikal masih belum terdapat gejolak yang cukup signifikan. Hal tersebut terlihat dari beberapa pameran yang digelar maupun tindak lanjut pasca pameran.
Menurutnya, masyarakat Jawa Tengah sejauh ini masih menilai hunian vertikal belum merupakan kebutuhan utama. Untuk hunian yang benar-benar akan ditinggali, sebagian besar masih mengupayakan untuk memiliki rumah tapak.
“Lalu lintas Semarang belum terlalu macet. Jadi masih banyak konsumen yang memilih membeli rumah tapak dengan lokasi agak ke pinggir kota, daripada membeli hunian vertikal di tengah kota,” ujarnya, kemarin.
Berbeda dengan di kota-kota besar yang sudah sangat minim lahan untuk rumah tapak dan disertai kemacetan. Sebagian besar pembeli hunian vertikal merupakan end user yang menggunakan sendiri unit-unit tersebut sebagai tempat tinggal.
“Kalau di Semarang saya melihat hunian vertikal seperti apartemen masih sebatas tren dan investasi. Mereka yang memiliki uang berlebih menginvestasikan dananya dengan membeli beberapa unit apartemen untuk disewakan bukan untuk ditinggali sendiri,” ujarnya. (dna/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Swalayan Menjual Bawang di Atas HET

MAGELANG–Tim gabungan Pemkot Magelang menemukan salah satu toko swalayan di Kota Magelang menjual bawang putih impor dan bawang merah di atas harga eceran tertinggi...

Lomba Lukis di Atas Talenan Sedot Perhatian

SEMARANG - Banyak media untuk menuangkan kreativitas, khususnya dalam seni lukis. Ada yang unik dalam pameran bertajuk Pengembangan Pasar Kreatif 2017 yang digelar di...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Perkuat Sinergi dengan Radar Semarang

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Pemerintah Kabupaten dan Kota Magelang akan terus bersinergi dengan Jawa Pos Radar Semarang dalam membangun wilayahnya. Terutama terkait sosialisaai program-program pemerintah....

Buruh dan Pengusaha Tabur Bunga di TMP

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Memperingati May Day, puluhan pengusaha dan buruh di Kota Magelang mengadakan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giriloyo, Karet, Kota...