33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Panglima TNI : Waspadai Pengaruh Cyber

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta generasi muda agar mewaspadai pengaruh cyber terutama perkembangan internet yang secara perlahan ikut mengikis pola pikir generasi muda. Terlebih saat ini hampir 51 persen penduduk dunia terhubung dengan jaringan internet dalam kesehariannya.

Hal itu dikatakan saat Panglima TNI memberikan pengarahan kepada siswa-siswi SMA Taruna Nusantara dalam acara jumpa tokoh nasional (JTN), Senin (19/3) di Balairung Pancasila.

Lebih lanjut dikatakan, hampir 51 persen penduduk telah terhubung dengan internet. Waktu yang dihabiskan untuk mengakses internet setiap hari hampir 3/4 hari.

Hadi menjelaskan, adanya kemajuan ini tidak hanya membawa dampak yang baik, tetapi juga berpengaruh buruk. Masyarakat, menurut Hadi, khususnya generasi muda dengan mudah mengakses internet. Mengetahui segala sesuatu dari dunia luar, termasuk paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila.

“Mereka habiskan 3/4 hari hidup di dunia digital, 1/4 harinya untuk dunia nyata. Kemudahan mengakses internet, kita dapat mengetahui berita dari luar, tetapi dampak buruknya juga mudah terpengaruh paham dari luar,” jelas Hadi.

Hadi juga meminta kepada generasi muda untuk bersiap menghadapi Revolusi Industri 4.0. Pasalnya, menurut Hadi, berbagai ancaman akan datang mulai dari cyber crime atau kejahatan siber, ancaman biologis, dan kesenjangan.

Hadi memastikan, pihaknya akan terus melakukan upaya agar ideologi Pancasila dapat terus dipegang kuat oleh generasi muda. Hadi menyebutkan, adanya keberadaan Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) yang dibentuk oleh Presiden Jokowi dengan menggandeng TNI juga akan ikut menguatkan langkah tersebut. “Kita akan sosialisasikan dan kuatkan ideologi pancasila di masyarakat, khususnya generasi muda,” jelas Hadi.

Hadi meminta kepada seluruh generasi muda, terutama siswa-siswi SMA TN yang dididik nilai-nilai karakter, untuk tetap mempertahankan nilai ideologi Pancasila.”Nilai ideologi Pancasila di kalangan generasi muda mengalami penurunan. Sudah terkena ideologi global. Oleh karena itu, kami minta jangan sampai terpengaruh. Generasi muda harus terus mempertahankan nilai ideologi Pancasila, jangan sampai nilai itu luntur,” tandas Hadi.

Sementara, Kepala SMA Taruna Nusantara, Brigjen TNI Purn Soebagio, mengatakan, SMA Taruna Nusantara mendapatkan kehormatan dengan kedatangan Panglima TNI yang hadir secara perseorangan dan memberikan ceramah secara langsung kepada siswa SMA TN.

Soebagio berharap agar seluruh siswa dapat memahami dan melaksanakan instruksi dari Panglima TNI dan meneladani kepemimpinannya.”Kami menyambut baik kedatangan Panglima TNI, Marsekal Hadi. Seperti yang kita ketahui beliau adalah sosok pemimpin yang baik. Dan ini perlu menjadi teladan dan contoh bagi siswa-siswa kami dan seluruh generasi muda,” pungkas Soebagio. (had/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ino dan Eriando Tumpuan Pemula Putra USM BC

SEMARANG-Tim USM Badminton Club (USM BC) Semarang berkesempatan meraih podium tunggal pemula putra, setelah dua pemainnya yaitu Ino Uggi Setiawan dan Sport Eriando melangkah...

Catut JawaPos.com, Penyebar Hoax Pelintir Pernyataan Nusron Wahid

JawaPos.com - Nusron Wahid menjadi korban penyebaran hoax yang mencatut namanya. Dia disebut marah lantaran Banser dilecehkan OPM. Kabar palsu tersebut diunggah akun Facebook...

Bakar Sampah, Api Meludeskan Rumah

MAGELANG—Kebakaran kembali melumatkan rumah warga. Kali ini, rumah milik Haryono, 55, warga Boton Kopen, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, ludes terbakar pada Selasa (19/9)...

Outbond Membentuk Karakter Disiplin Peserta Didik

RADARSEMARANG.COM - Outbound berarti proses mencari pengalaman dengan melakukan kegiatan di alam terbuka. Menurut Agustinus Susanta (2010, hlm. 18), outbound dapat diartikan out of...

Musim Paceklik, Ribuan Nelayan Dapat Bantuan

PEKALONGAN-Sebanyak 2.125 KK di 14 Rukun Kelompok Nelayan di Kota Pekalongan mendapatkan bantuan rawan pangan berupa beras dari Wali Kota Pekalongan, H Achmad Alf...

Jelang Tahun Baru, Ketersediaan Beras Cukup

DEMAK-Dandim 0716 Demak, Letkol Inf Abi Kusnianto, kemarin, melakukan sidak ke gudang Bulog Demak di Kelurahan Katonsari, Kecamatan Demak Kota. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan ketersediaan atau stok pangan...