33 C
Semarang
Selasa, 22 September 2020

Musthofa: Desa Jati Kulon Layak Jadi Inspirasi Nasional

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM , KUDUS – Seribu satu inovasi. Itulah yang menjadi tagline Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kudus. Sebab, desa ini kaya dengan berbagai inovasi untuk membangkitkan perekonomian warganya. Bersama Kades Sugeng Prasetyo, warga Jati Kulon tidak ada yang tidak berinovasi.
Tak heran kesejahteraan masyarakat terus meningkat. Hal ini terlihat dari grafik pertumbuhan ekonomi yang menanjak dengan angka kemiskinan yang terus menurun. Sedangkan tingkat pendidikan seluruh warga desa ini tidak ada yang tidak bersekolah.
Hal tersebut diungkapkan Kades Jati Kulon Sugeng saat ditemui di Kantor Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, kemarin (21/3). “Tahun 2017 lalu kami telah mencanangkan kampung tematik dengan tema 1.001 inovasi,” kata Sugeng.
Di antaranya, adanya kampung padang bulan. Setiap Sabtu malam di desa ini digelar car free night (CFN) dengan berbagai hiasan lampu yang cocok untuk jagong bareng sambil menikmati kuliner setempat.
Selain itu, juga ada homestay yang tidak kalah dengan hotel berbintang. Sugeng menyebutnya ‘Bunga Citra Lestari’ (BCL) yang didukung kebersihan serta penataan lingkungan yang indah. Jati Kulon ingin terus mempertahankan Juara I kebersihan tingkat kabupaten.
“Bahkan kami punya kampung ASI. Yang mewajibkan anak atau bayi usia 0-2 tahun wajib diberi ASI tanpa susu formula. Caranya, kami minta pernyataan kesanggupan dari warga kami setiap mengurus pelayanan administrasi di desa,” terang Sugeng yang ingin seluruh warganya sehat berkat ASI.
Dalam bidang kuliner juga ada inovasi. Yakni di kampung tempean yang mampu memproduksi tempe dengan berbagai rasa. Selain itu, di era digital ini, Desa Jati Kulon punya perpustakaan digital agar anak-anak gemar membaca.
Bupati Kudus H Musthofa menyebut, Desa Jati Kulon layak menjadi inspirator desa lain di Indonesia. Karena desa ini sangat komplet dengan berbagai gagasan liarnya. “Ini desa yang sangat berkualitas. Yang bisa memberi inspirasi desa lain di Indonesia,” kata Musthofa.
Bupati dua periode tersebut mengapresiasi guyub-rukun warga Jati Kulon untuk membangun desanya. Terlebih adanya kampung ASI yang sangat inspiratif. Selain berbagai inovasi lain tentunya. “Inilah contoh desa yang maju. Dengan tingkat kesejahteraan yang meningkat, kemiskinan dan pengangguran yang sangat rendah. Bahkan tidak ada anak yang putus sekolah,” kata Musthofa. (lil/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

16 Investor Siap Serap Tenaga Kerja

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sebanyak 16 investor, yang terdiri dari asing dan lokal siap menggelontorkan modal mereka ke Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Hal itu berdampak...

Banyak UMKM Belum Terdaftar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Masih banyak pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang belum mendaftarkan diri ke sistem pendataan pemerintah. Tidak terdatanya pelaku UMKM ini...

Pemprov Bentuk ULP Mandiri

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pengadaan barang dan jasa di pemerintahan seringkali menjadi celah terjadinya korupsi. Mengantisipasi hal ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan membentuk Unit...

Penjualan Fashion Capai Puncak

SEMARANG - Memsuki pekan terakhir jelang Idul Fitri, tren penjualan fashion terus mengalami puncak. Hal ini dikarenakan meningkatnya daya beli masyarakat, perilaku konsumtif, hingga...

Antara Bali dan Jakarta

Oleh: Dahlan Iskan Siapa saja boleh minta dibonceng Presiden Jokowi. Dengan sepeda gunungnya. Di dalam bandara Ngurah Rai, Bali. Ada pemandangan baru di terminal keberangkatan domestik....

Razia Kendaraan Persempit Gerak Teroris Pasca Kejadian Tuban dan Banyumas

DEMAK - Jajaran Polres Demak kemarin melakukan razia kendaraan bermotor di Jalan Raya Pantura Demak, tepatnya di Jembatan Timbang Katonsari, Kota Demak. Ini dilakukan...