33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Keberhasilan Program Pembangunan Turunkan Angka Kemiskinan

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM – KEBERHASILAN Pemerintah Kabupaten Magelang dalam berbagai program pembangunan, dinilai cukup sukses. Salah satu tolak ukur yang bisa menggambarkan adalah turunnya angka kemiskinan setiap tahunnya. Progress penurunan akan terus digenjot melalui program-progam yang terencana dan tersistematis.
Data BPS Kabupaten Magelang terbaru menunjukkan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Magelang pada Maret 2017 sebesar 157,15 ribu orang (12,42 persen), berkurang sekitar 1.710 orang dibandingkan dengan penduduk miskin pada 2016 sebanyak 158,86 ribu jiwa (12,67 persen).
Pjs Bupati Magelang Drs Tavip Supriyanto M.Si menyampaikan, pihaknya telah melihat secara seksama progress dan program berkelanjutan yang dilakukan oleh Pemkab Magelang dalam rangka penanggulangan kemiskinan. Sistem dan program yang dilakukan oleh pemerintah saat ini dinilainya baik. Program penurunan angka kemiskinan yang ditargetkan Pemkab, sambung Tavip, sudah sangat baik. Konsisten dan banyak memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Sejak 2014, Pemkab Magelang mampu mengurangi 13,12 persen dari target yang telah ditetapkan dalam RPJMD di tahun yang sama, sebesar 12,98 persen. Hal ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh SKPD dalam melaksanakan program dan kegiatan melalui Strategi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (SPKD) dan penggunaan anggaran yang bersumber dari APBD ke arah kegiatan yang memihak pada masyarakat miskin.
Saat masih menjabat, Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan, Pemkab juga mengembangkan ekonomi kerakyatan yang terbagi dalam tiga klaster. Yakni, program penanggulangan kemiskinan berbasis bantuan dan perlindungan sosial. ”Klaster kedua, penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat. Terakhir, kami menanggulangi kemiskinan berbasis pemberdayaan usaha mikro.”
Pada 2019 mendatang, targetnya adalah penurunan angka kemiskinan menjadi 8 persen. ”Ini merupakan target bersama seperti tertuang dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah). Terkait hal itu, Pemkab Magelang butuh dukungan semua pihak untuk dapat bekerja sama serta saling bahu membahu agar target tersebut dapat tercapai.”
Agar pengentasan kemiskinan berjalan sinergis dan berkelanjutan, perlu dua sisi gerakan secara terpadu. Pertama, meringankan beban masyarakat miskin dan bagaimana meningkatkan pendapatan masyarakat miskin.
”Bagi masyarakat yang miskin kronis atau sulit keluar dari kemiskinan, diperlukan upaya–upaya yang secara langsung membantu mereka untuk hidup layak, utamanya akses terhadap berbagai pelayanan dasar. Seperti kesehatan, pendidikan, dan perumahan yang layak. Upaya lain, membuka kesempatan kelompok pendapatan rendah dapat berpartisipasi dalam kegiatan produktif.” (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pengguna Jalan Diajak Nyanting

SEMARANG – Memeriahkan Hari Batik Nasional, Exist Modeling menggelar Canting on The Street di depan gedung Lawang Sewu, Semarang, Minggu (1/10). Setiap orang yang...

Bupati Beri Penghargaan 14 Atlet Popnas Asal Kendal

KENDAL—Bupati Kendal, Mirna Annisa, memberikan apreasiasi dan penghargaan kepada 14 atlet Kendal yang memperkuat kontingen Jateng dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2017. Kemarin,...

Divonis 6 Bulan, Langsung Bebas

SEMARANG- Sembilan terdakwa taruna tingkat III Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang bisa tersenyum lega. Bahkan bisa asyik berfoto  selfie di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN)...

2015, Srintil Terbaik Muncul di Legoksari

Berbagai faktor turut mempengaruhi muncul tidaknya Srintil. Seperti ketinggian lokasi tanam di atas 800 mdpl, curah hujan rendah, suhu kering (panas), sinar matahari cukup,...

Gunung Tidar dan Stadion Dijaga Ketat

MAGELANG–Sebanyak 1.077 personel keamanan akan mengamankan jalannya peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) XXXIV di Kota Magelang, 7-9 September. Pengamanan super ketat akan diterapkan, menyusul...

Tembakau Nusantara; Komoditas Seksi Sarat Kontroversi

Tekanan rezim kesehatan global yang mengatasnamakan isu kesehatan publik melalui skema Framework Convention on Tobacco Control (FCTC), membuat pemerintah setengah hati melindungi tembakau Nusantara....