33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Kartu Tani akan Jamin Ketersediaan Bibit

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, PURBALINGGA – Kunjungan Calon Wakil Gubenur Jateng, Taj Yasin ke Pondok Pesantren Sunan Gringsing, Purbalingga dimanfaatkan para petani untuk menyampaikan kondisi yang dialami. Salah satunya, Samian, petani asal Desa Gemuruh, Kecamatan Padamara, Purbalingga.
Anggota Kelompok Tani Mugi Rahayu 3 itu bercerita tentang Kartu Tani dan sulitnya mencari tenaga tanam akhir-akhir ini. “Kalau untuk petani, biasanya menabung dulu baru mendapat pupuk. Kerepotannya disitu, kalau dulu ada uang dapat pupuk,” katanya, Rabu (21/3). Keberadaan Kartu Tani, lanjutnya, menjamin petani mendapat pupuk.
Saat ini yang menjadi permasalahan adalah susahnya mencari tenaga kerja tanam dan mencari bibit. “Tenaga kerja tanam jumlahnya makin menurun. Di wilayah Gemuruh, baiknya bagaimana, diberi mesin tanam atau ada solusi lainnya,” tanya Samian.
Mendapat pertanyaan tersebut, Gus Yasin menegaskan Kementerian Pertanian hingga saat ini tidak mencabut subsidi bibit. “Dengan adanya laporan ini, justru menjadi pertanyaan kenapa bibit susah dicari? Nanti kami periksa akar masalahnya,” terangnya.
Dijelaskan, pada masa mendatang, permasalahan bibit subsidi juga akan masuk Kartu Tani. Diakuinya, belum semua permasalahan pertanian sudah ditampung Kartu Tani. “Permasalahan subsidi seperti gas melon, mestinya untuk orang yang membutuhkan. Nanti ini diatur di Kartu Tani sesuai kebutuhan petani, seperti pupuk atau bibit,” katanya.
Pasangan Ganjar Pranowo itu juga menyinggung tren masyarakat Jawa Tengah yang meninggalkan pertanian. Ia menuturkan pemerintah akan mendorong masyarakat Jateng kembali ke habitatnya dan menjamin pertanian. “Bahkan sekarang buruh tani lebih mahal dari buruh bangunan,” tambahnya.
Yasin menuturkan pada 2016 Pemprov Jateng sudah punya Perda Pertanian tentang jaminan pemerintah membeli hasil panen dan asuransi petani. “Namun, belum bisa dilaksanakan hingga sekarang karena pemerintah pusat belum ada aturannya,” ucapnya. Ia mengatakan, pemerintah selalu memikirkan petani dan mencari solusi untuk setiap permasalahan yang terjadi.
Selain bertemu petani, Gus Yasin juga bersilaturahmi dengan MUI Purbalingga di kediaman Kiai Rokhib Sokawera, Padamara. Dia juga menghadiri Deklarasi Santri Gayeng di Pondok Pesantren Darul Falah, Karang Gambas, Padamara. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Konsep Kelurahan Jadi Desa

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Kabupaten Badung Provinsi Bali dikenal memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar di Pulau Dewata. Hal tersebut tidak terlepas dari peran setiap...

Biasa Hidup Disiplin

RADARSEMARANG.COM - KEDISIPLINAN sudah menjadi menu sehari-hari Anissa Rizki Damayanti ketika masih kecil. Karena itu, ketika resmi menjadi anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad)...

OJK Siapkan Berbagai Skema Pembiayaan

SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) siapkan berbagai skema pembiayaan. Hal tersebut guna mendukung pembangunan daerah maupun kebutuhan masyarakat. “Kami memiliki cukup banyak skema pembiayaan...

Stan Polres Beri Edukasi

MAGELANG—Magelang Fair 2017 yang berlangsung sejak beberapa hari lalu, dimanfaatkan oleh jajaran Polres Magelang Kota sebagai sarana memberi edukasi perihal tugas Polri dan pencegahan...

Guru Rusia Belajar ke Salatiga

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Sejumlah guru dari Rusia melakukan audiensi dengan DPRD Kota Salatiga, akhir pekan lalu. Kegiatan dilakukan untuk saling berbagi informasi mengenai kebijakan...

Tingkatkan Skill Hadapi Bencana

SEMARANG – DPRD Jateng meminta agar pemprov maupun pemerintah kabupaten/kota sigap dan tanggap bencana. Mengingat Jateng merupakan daerah yang rawan bencana, baik longsor maupun...