33 C
Semarang
Kamis, 22 Oktober 2020

Jawa Tengah Berhasil Turunkan TFR

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANGTotal Fertility Rate (TFR) atau jumlah anak rata-rata yang akan dilahirkan seorang perempuan pada akhir masa reproduksinya di Jawa Tengah pada 2017 mengalami penurunan. Apabila pada 2016 TFR tercatat 2,5, pada tahun ini menjadi 2,3. Angka tersebut lebih rendah dari TFR nasional yang masih berada pada angka 2,4 sesuai hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017.
Kepala Biro Kepegawaian BKKBN Djusni Meirida mewakili Plt Kepala BKKBN Sigit Priohutomo memberikan apresiasi terhadap kerja keras seluruh pengelola dan petugas Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) atas capaian TFR. Yaitu secara nasional juga menurun dari 2,6 pada SDKI 2016 menjadi 2,4 pada SDKI 2017.
“Khusus Jateng, kondisi capaian SDKI 2017 sudah mencapai TFR 2,3 dengan Contraceptive Prevalence Rate (CPR) 65,7. Suatu capaian yang baik di atas rata-rata nasional,” bebernya dalam Rakorda Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga di Gradhika Bhakti Praja, Rabu (21/3).
Kepala BKKBN Perwakilan Jawa Tengah Wagino SH MSi menambahkan, di Jawa Tengah jumlah peserta KB aktif hingga Desember 2017 sebanyak 76,89 persen, dengan kontribusi KB perempuan 96,84 persen, dan laki-laki hanya 3,16 persen. Sementara, peserta KB baru hanya 53,16 persen dari perkiraan permintaan masyarakat sebanyak 1.544.366 jiwa. Menurutnya, pengetahuan pasangan usia subur mengenai alat kontrasepsi modern perlu menjadi perhatian serius.
“Dari jumlah peserta KB baru, 95,77 persen perempuan, dan laki-laki 4,23 persen. KB yang terbanyak digunakan KB suntik sebesar 53,06 persen. 57,37 persen pelayanan KB dilakukan di pelayanan pemerintah,” ungkap dia.
Plt Gubernur Jawa Tengah Drs Heru Sudjatmoko MSi berpendapat, program keluarga berencana adalah program yang penting dan strategis. Sebab, berkaitan dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM). Sudah banyak bukti, bangsa yang punya kualitas SDM yang bagus menjadi bangsa yang unggul. Dia menunjuk contoh Vietnam yang sudah lebih maju.
Untuk menciptakan kualitas SDM yang bagus, ditentukan sejak anak berada di dalam kandungan. Jika saat di kandungan gizinya sudah tidak terpenuhi, besar kemungkinan anak menderita stunting atau kekurangan gizi kronis. Akibatnya antara lain, tubuh anak pendek, terjadi penurunan fungsi kekebalan tubuh, dan kecerdasannya terganggu.
Keberadaan Posyandu yang berada pada tingkat bawah, imbuh dia, memberikan berbagai layanan yang dibutuhkan untuk memperbaiki kualitas SDM dari sisi hulu. Seperti pelayanan KB, pemeriksaan ibu hamil, dan penimbangan balita.
“Di Posyandu, dihitung berapa pasangan usia subur. Sudah KB atau belum, apa kontrasepsinya. Kemudian timbang balita dicatat semua. Yang datang berapa, yang timbangannya naik berapa, yang timbangannya turun berapa, siapa saja. Kader Posyandu membuat grafiknya. Apa ini penting? Saya ingin tunjukkan, data kita balita stunting meski sudah agak turun, tapi masih di atas 25 persen,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, tandas dia, senantiasa berupaya memperkuat kerja sama dengan pemerintahan di tingkat paling bawah agar masalah tersebut bisa terus berkurang. (kom/ric/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...