33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Dana ZIS Untuk Warga Produktif

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Sebanyak 40 persen dari dana zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) yang dikelola Baznas akan digunakan untuk program pemberdayaan warga kurang mampu yang masih produktif.
Hal itu dikatakan oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng Ahmad Daroji usai peresmian gedung pertemuan Baznas Kabupaten Semarang di Ungaran, Rabu (21/3). “Program itu berupa pelatihan ketrampilan kegiatan ekonomi produktif dan bantuan modal usaha,” kata Daroji.
Sehingga, pihaknya akan mendorong Kabupaten/Kota di Jawa Tengah untuk segera melaksanakan program tersebut. “Sehingga dapat membantu upaya pengentasan kemiskinan di daerah,” katanya.
Baznas Jateng telah menetapkan ketentuan bahwa 60 persen dari total dana ZIS yang terkumpul akan digunakan untuk membantu warga kurang mampu. Dari jumlah itu, 20 persen dialokasikan untuk bantuan langsung kepada warga kurang mampu antara lain untuk lansia maupun perbaikan rumah tidak layak huni.
Sedangkan sisanya dimanfaatkan untuk menyelenggarakan pelatihan ketrampilan bagi warga kurang mampu yang berusia produktif. Tujuannya agar mereka mampu menjalankan usaha  ekonomi produktif sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka. “Rencananya pada tahun ini Baznas akan menyelenggarakan pelatihan 16 jenis ketrampilan usaha ekonomi produktif,” ujarnya.
Adapun tahap pertama pada awal April diperuntukkan 70 orang yang akan dilaksanakan di Kabupaten Boyolali.  Selain itu, Baznas Kabupaten/Kota juga diimbau untuk merintis unit kerja yang menjalankan fungsi seperti balai latihan kerja.
Sebagai langkah awal, Daroji juga menyarankan untuk menjalin kerja sama dengan BLK yang dimiliki pemerintah daerah setempat. Upaya kerja sama itu juga perlu dilakukan untuk menjamin kelancaran pemasaran produk hasil karya warga peserta pelatihan. “Baznas juga akan membantu penerbitan sertifikat halal bagi produk warga binaan untuk menjamin mutu dan mempermudah pemasaran,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Semarang Mundjirin mengatakan peran Baznas besar untuk membantu mengentaskan kemiskinan. “Kabupaten Semarang menjadi salah satu dari lima pemkab/Pemkot terbaik di Jateng yang mampu mengurangi angka kemiskinan,” katanya. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Perum Jamkrindo Bagikan Puluhan Ribu Paket Bantuan Pendidikan

JAKARTA – Sebagai bentuk kepedulian dan simpati perusahaan pada dunia pendidikan, serta wujud dan komitmen untuk turut serta dalam mencerdaskan anak bangsa,  Perum Jamkrindo...

Keripik Picaso, Pengembangan dari Program Mahasiswa Wirausaha

Inovasi Ari Prasetiyo dalam menyulap singkong yang kurang bernilai menjadi kripik dengan lima varian rasa yang memikat, semakin diminati. Seperti apa? MIFTAHUL A’LA SEBAGIAN orang masih...

Keluarga Kunci Membangun Masyarakat

SEMARANG - Perubahan undang-undang sistem pidana peradilan anak di provinsi Bali dengan menggunakan hukum adat masih berlaku dan keberadaannya telah mengakomodir perlindungan anak itu...

8 PPS dan PPK Terancam Sanksi

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Menjelang pelaksanaan pemilu gubernur ini, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Salatiga telah melaporkan 8 orang ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)....

Kerap Menolak Tamu Pria-Wanita Bukan Pasangan Resmi

RADARSEMARANG.COM - Hotel syariah identik dengan umat muslim. Namun hotel syariah Oemah Djari di Salatiga ini pemiliknya beragama nasrani. Dialah Martin Setiawan Ia menganggap...

Warga Khawatir Denda Tilang Membengkak

SEMARANG- Diberlakukannya kebijakan e-tilang CCTV justru membuat sebagian masyarakat khawatir. Sebab, denda tilang menggunakan nilai maksimal. Otomatis nilai denda tilang tersebut akan lebih besar. ...