33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

E-Katalog Penting Untuk Transparansi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pengadaan Barang dan Jasa melalui E-Katalog dapat membantu transparansi, karena barang yang akan dibeli harga sudah dicantumkan, sehingga tidak lagi ada manipulasi harga dalam pembeliannya. Sehingga dengan sistem ini, kini pengadaan barang bisa tanpa tender lagi.
“Pengadaan E-Katalog dapat membantu transparansi dalam regulasi, karena pengadaan tersebut juga tidak harus tender dan Undang–Undang melindungi selama terdaftar di E-Katalog,” kata Bupati Wihaji setelah membuka sosialisasi E-Katalog yang diikuti ASN, Anggota Polisi Polres Batang, Kejaksaan Batang di Aula Kantor Bupati, pada Selasa (20/3).
Saat ini sebut Bupati, pengadaan barang jasa menggunakan E-Katalog sudah banyak di lakukan oleh Organisasi Perangat Daerah (OPD ), karena sudah dirasakan sekali kemudahannya, sangat transparan.
Untuk itu, Bupati memerintahkan menggunakan E-Katalog saat pengadaan barang/jasa.“Dengan gunakan E-Katalog, terbukti transparan, akuntabel, dan akan lebih mudah dalam pemeriksaanya,” jelas Wihaji.
Diceritakan pula, bahwa sebenarnya Pemerintah Kabupaten Batang juga memiliki Aparatur Sipil Negera (ASN), yang mempunyai sertifikat pengadaan barang dan jasa. Ada sekitar 200 orang lebih yang bersertifikat.
Akan tetapi ada beberapa OPD seperti, di Kecamatan belum memiliki. Sehingga mengalami kesulitan ketika ada pengadaan barang jasa di kantornya. Dan karena aturan, sehingga harus meminjam ASN OPD lain untuk menjadi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Hal ini menjadi masalah baru yaitu ketakutan ASN yang bersertifikat, seandainya dijadikan PPK. Namun kembali ditekankan, harus bertangungjawab melayani masyarakat apapun resikonya, selama kita benar dan ikuti aturan tidak ada permasalahan.“ASN bersertifikat merasa honornya tidak dapat  seberapa tetapi resikonya tinggi, namun kami tekankan karena ini merupakan tugas dan kewajiban selaku ASN harus dilakukan,” tegas Bupati.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Batang Tatang Sontani mengatakan, Pengadaan barang dan Jasa melalui E-Katalog sudah di atur dalam Perperes no 4 tahun 2015 tentang perubahan ke-4 Perpres 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang / jasa.
Yang mana dalam sistem katalaog elektronik barang/jasa yang di cantumkan, sudah harus di tetapkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/jasa Pemerintah (LKPP), yang di lakukan oleh pejabat pengadaan atau PPK intansi atau institusi.“Karena barang/jasa di E-Katalog sudah ditetapkan oleh LKPP, maka transaksinya juga transparan, sehingga bisa tanpa tender,”  tandas Tatang. (han/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Angkat Potensi Desa Wisata yang Belum Tergarap

Banyak cara dilakukan untuk memromosikan wisata desa. Warga Desa Ngropoh Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung menggelar ritual Grebeg Sewu tumpeng untuk menyambut 1 Muharam 1439...

Sungai Bogowonto Dibersihkan

WONOSOBO - Sejumlah petugas kebersihan dibantu relawan dan aparat bergotong royong membersihkan Sungai Bogowonto, Sapuran, Sabtu (2/9). Selain bersih-bersih, mereka juga memasang larangan membuang...

Nikah Wajib Tanam Pohon

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Mulai tahun 2018 ini, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, mewajibkan warganya yang akan menikah untuk menanam dua pohon di wilayahnya sebelum melakukan akad...

Mangku Sitepoe, Dokter Bertarif Sepuluh Ribu Rupiah

Pada September nanti, dokter Mangku genap berusia 84 tahun. Semangatnya masih sama seperti masa muda dulu. Mengabdikan diri tanpa peduli angka-angka. Menjadi dokter dengan...

Penglepasan Calon Wisudawan Untag

FAKULTAS Hukum Untag 1945 akan mengadakan Yudisium dan Penglepasan Calon Wisudawan FH Untag, Rabu (25/10). Kegiatan akan berlangsung di Gedung Wanita, Jalan Sriwijaya no...

Baru Dua Paslon Miliki Kendaraan

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Dua bakal paslon memastikan memiliki kendaraan untuk pertarungan pilkada serentak 2018. Yakni Masan-Nor Yasin (AN-NOOR) dan Akhwan–Hadi Sucipto (AKHI). AN-NOOR sudah...