33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Bos Nyonya Meneer Menggugat

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Putusan pailit terhadap perusahaan jamu legendaris asal Semarang Nyonya Meneer oleh Pengadilan Niaga (PN) Semarang terus berlanjut. Presiden Direktur PT Njonja Meneer Charles Saerang mengajukan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terhadap PT Bank Pembangunan Daerah Papua (BPD) Kantor Cabang Utama Jakarta, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Semarang dan Pujianto.Selain ketiganya, turut tergugat juga diajukan melawan PT Perindustrian Nyonya Meneer atau PT Njonja Meneer dalam keadaan pailit dan Kantor ATR Pertanahan Kota Semarang.
“Gugatan itu diajukan Charles ke Pengadilan Niaga (PN) Semarang melalui kuasa hukumnya, La Ode Kudus. Adapun perkaranya tercatat dengan nomor register; 104/Pdt.Bth/2018/PN Smg. Saat ini agendanya sudah memasuki penunjukan juru sita,” kata Juru Bicara PN Semarang M Sainal, Selasa (20/3).
Saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Semarang, La Ode Kudus enggan membeberkan gugatannya tersebut. Namun dalam berkas perkara yang diterima PN Semarang, dalam provisinya, La Ode menyatakan risalah lelang No 112/2016 tanggal 11 Februari 2016 yang dikeluarkan oleh tergugat II dan segala turunannya adalah cacat hukum atau tidak sah dan tidak mempunyai kekuatan hukum. Sehingga lelang tersebut dinyatakan batal demi hukum.
“Kemudian memerintahkan kepada tergugat II untuk mencabut risalah lelang No 112/2016 tanggal 11 Februari 2016, selambat-lambatnya dalam waktu 7 hari sejak putusan dalam provisi ini diucapkan,” jelas La Ode Kudus dalam berkasnya.
Sedangkan, dalam pokok perkaranya, La Ode Kudus meminta majelis hakim menyatakan menerima dan mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya. Selain itu, meminta majelis hakim menyatakan, sebagai hukum penggugat adalah pemilik dan yang berhak atas tanah beserta bangunan di atasnya, sebagaimana dalam sertifikat hak milik nomor 513/Jangli, 504/Jangli, dan 842/Jangli. Ia menilai pelaksaanan lelang eksekusi atas jaminan tambahan berupa tanah dan bangunan tersebut tidak sah.
La Ode Kudus juga meminta hakim menghukum para tergugat secara tanggung renteng untuk membayar ganti rugi materiil kepada penggugat sebesar Rp 15 miliar. Selain itu juga ada ganti rugi immateriil sebesar Rp 5 miliar. (jks/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Suka Belajar Sejarah

BANYAK hal menarik yang dapat diambil dari mengenal dan memahami rentetan sejarah. Hal ini juga yang menjadikan Ria M Rohmah tertarik untuk terjun sebagai...

Ganggu Pelayanan E-KTP

ANTISIPASI: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melakukan tinjauan di RSUD KRMT Wongsonegoro terkait ancaman virus WannaCry, kemarin. (Rizal Kurniawan/Jawa Pos Radar Semarang) UNGARAN -...

Metode Baca Berita, Uji Nyali Keterampilan Berbahasa

MEMBACA berita adalah sebuah kegiatan menyampaikan informasi kepada orang lain, sehingga orang yang mendengarkan memahami isinya tanpa ada kesalahan tafsir di dalamnya. Membaca berita...

Baper Lagu Cinta, Bacok Tetangga

MUNGKID— Aksi Aw, 28, warga Dusun Gedung Rengit, Desa Tegalarum, Kecamatan Borobudur, sungguh aneh. Bagaimana tidak. Dia nekat membacok dua karyawan sebuah pabrik roti...

Tarawih silaturahim IPHI Jateng

RADARSEMARANG.COM - RSI Sultan Agung akan mengadakan tarawih silaturahmi bersama Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Jawa Tengah pada Jumat, 18 Mei 2018 di masjid...

Anggota Kodim Diuji

MAGELANG - Kodim 0705/Magelang, Rabu (12/4) lalu menggelar Uji Terampil Jabatan (UTJ) bagi anggota yang menduduki jabatan di Makodim maupun jabatan di Koramil.  UTJ...