33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Adu Koreografi dan Kostum

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COMSEMARANG – Atrium Mal Ciputra Semarang siang kemarin (20/3) dipenuhi para remaja. Ya, mereka adalah pelajar Semarang dan sekitarnya yang tengah adu kelincahan dan kekompakan dalam ajang Let’s Dance Together 3. Kegiatan yang rutin digelar setahun sekali ini dibuka dengan nge-dance bareng. Para dancer dari puluhan kelompok bergabung menjadi satu mengikuti gerakan dua dancer yang memimipin dari atas panggung. Musik ala hiphop maupun K-Pop yang sedang ngetren mengiringi gerakan-gerakan yang cukup enerjik.
Dalam kompetisi dance itu, satu per satu kelompok dance tampil membawakan sejumlah koreografi dengan kostum yang disesuaikan oleh tema tarian. Dari kostum monokrom, hingga yang gemerlap dengan pernak-pernik. Tak sedikit pula yang menggunakan properti untuk mendukung tampilan mereka. Sebagian besar kelompok dance tampil cukup maksimal dengan persiapan yang matang. “Persiapan menentukan koreografi dan latihan sekitar satu bulan. Sedangkan penentuan kostum dan pembuatannya sekitar dua minggu,”ujar Resna Sifa, peserta dari kelompok dance Madagaskar Street Crew.
Promotion Manager Mal Ciputra Semarang, Catur Agus Joko Widodo, mengatakan, kompetisi ini sudah kali ketiga digelar, melanjutkan event sejenis, yakni Dancing Queen, khusus melombakan dansa. Sedangkan kompetisi kali ini jenis tari yang dilombakan adalah modern dance untuk nomor wajib, dan jenis lainnya mengikuti tren. Seperti tahun ini yang masih populer adalah K-Pop.
“Untuk kategori modern dance, musik pengiring bisa di-mix semua jenis lagu. Mulai hiphop, R n B, dangdut hingga tradisional. Namun untuk jenis K-Pop harus lagu Korea. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memfasilitasi para pelajar dalam mengembangkan kegiatan-kegiatan positif,”harapnya.(dna/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Hijaukan Sepadan Sungai Merapi

MUNGKID - Ribuan relawan dari berbagai komunitas dan universitas melakukan kegiatan penanaman pohon di daerah sepadan sungai di kawasan Jurang Jero Taman Nasional Gunung...

Rumah Sakit Harus Sesuai SNARS

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Adanya sosialisasi standar nasional akreditasi rumah sakit (SNARS) edisi I dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) disambut baik oleh rumah sakit se-Jawa...

Akhirnya PSIS Pilih Magelang

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Rencana PSIS Semarang untuk memakai Stadion Moch Soebroto Kota Magelang sebagai homebase dalam mengarungi Liga 1 Indonesia musim 2018, akhirnya menemui...

Kepala Division Rematologi RSUP Dr Kariadi Semarang dr Bantar Suntoko Sp PD K-R FINASIM RADARSEMARANG.COM - PENYAKIT Lupus merupakan penyakit pada sistem kekebalan tubuh. Penyakit ini ...

Terus Sempurnakan Jalan Utama

BRINGIN – Desa Tanjung Kecamatan Bringin terus memberikan perhatian pada pembangunan jalan Desa. Sebab, jalan merupakan fasilitas umum yang dinilai sangat penting bagi warga untuk...

Pemkot Terkesan Membiarkan

"Seharusnya pembongkaran bangunan cagar budaya dikonsultasikan dulu ke badan perlindungan cagar budaya." Agus Riyanto Slamet - Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang  RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pembongkaran gedung cagar budaya, eks...