33 C
Semarang
Jumat, 3 Juli 2020

Yasin Gagas Perda Pendidikan Agama

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Cawagub Jateng nomor urut 1, Taj Yasin Maimoen menggagas Peraturan Daerah (Perda) tentang Pendidikan Agama. Perda tersebut digadang-gadang mampu meningkatkan kapasitas pendidikan karakter, terutama di Jateng.
Menurut pasangan Ganjar Pranowo ini, Perda tersebut dibutuhkan karena melihat tujuan pemerintah dengan pendidikan karakternya sudah ada di Madrasah Diniyah ataupun pondok pesantren. Dengan begitu, pemerintah bisa ikut berperan memperkuat pendidikan karakter yang sudah mulai berjalan. “Kalau soal pendidikan karakter, madrasah dan pondok pesantren sudah diakui,” ujarnya, Senin (19/3).
Ide tersebut disampaikan Gus Yasin saat mengunjungi KH Muhammad Jarir di Pondok Pesantren Nurul Islam dan KH Hasan Mustaqim di Kabupaten Cilacap. Yasin disambut ratusan santri yang rela antre untuk menyalami putra dari ulama kharismatik asal Rembang, KH Maimoen Zubair itu.
Menurut Yasin, pentingnya perda tentang pendidikan agama tersebut karena sistem belajar mengajar di pendidikan formal terlalu sering bergonta-ganti. Padahal ujungnya sama yaitu pendidikan karakter. Ia berharap jika ada perda tentang pendidikan agama, sehingga bisa jadi satu solusi untuk memperkuat karakter. “Kemarin belum masuk prolegda, program legislatif daerah, semoga saat jadi eksekutif bisa kami dorong lagi,” paparnya.
“Yang jelas saya titipkan pondok pesantren dan mohon full day school dikaji ulang,” kata KH Muhammad Jarir.
Dia pun mengakui jika penerapan full day school berdampak pada sejumlah madrasah di Cilacap. Di hadapan Yasin, KH Muhammad Jarir dan KH Hasan Mustaqim menyatakan akan mengajak saudara-saudaranya untuk mendukung pasangan Ganjar dan Yasin. Menurut mereka, Ganjar-Yasin dianggap akan membawa suara Nahdlatul Ulama. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dana Ditahan Bank Mandiri, Anggota KSP Intidana Demo

SEMARANG - Akibat Bank Mandiri menahan dana anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana yang mencapai Rp 27 miliar, ratusan anggota KSP Intidana menggeruduk sidang...

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

Satu Nelayan Masih Kritis

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Seorang nelayan asal Kelurahan Bandengan, Agus Munir alias Bathuk, hingga semalam masih menjalani rawat inap di RSUD dr Soewondo Kendal. Pria...

Semua Anak Bisa Jadi Pahlawan

SEMARANG – Ratusan siswa SD, TK dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), tampak antusias ketika Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menghadiri peringatan hari Pahlawan...

Dinkes Tahan Penggunaan Ranitidine

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang mengambil langkah cepat terkait penarikan produk Ranitidine dari pasaran. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah kepanikan masyarakat...

Wadahi Desainer Baru yang Belum Punya ‘Nama’

RADARSEMARANG.COM - Industri fashion kian berkembang. Desainer baru pun terus bermunculan. Komunitas Benik Semarang mewadahi para desainer baru untuk mengembangkan diri sekaligus mengenalkan karya-karya...