33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Prapto Utono: Evaluasi OPD melalui LKPJ

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Ekonomi kerakyatan harus diperkuat untuk dapat mensejahterakan masyarakat Kendal. Sehingga tujuan Kendal Mandiri 2019 nanti bisa terlaksana dengan baik. Demikian disampaikan Ketua DPRD Kendal Prapto Utono dalam Workshop Pimpinan dan Anggota DPRD Kendal.
Menurutnya, hal itu harus sudah mulai direncanakan sejak sekarang. Sehingga di 2019 para Organisasi Perangkat Daerah (OPS) sudah memahami betul progam kerjanya.“Makanya butuh sinergitas penyelenggara Negara, dalam hal ini Pimpinan Daerah yakni Bupati Kendal dibantu OPD dan seluruh Anggota DPRD Kendal yang ada sesuai komisi dan bidangnya masing-masing untuk mengawal jalannya roda Pemerintahan,” Kata Prapto Utono, kemarin. 
Dalam Workshop bertajuk ‘Optimalisasi Peran dan Fungsi DPRD dalam pelaksanaan Mekanisme Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah’ Prapto menekankan agar ada evaluasi dari kinerja OPD di Kendal. “Jadi mana yang berhasil dan mana yang kurang berhasil. Dicocokkan dengan tolok ukur kinerja,” tandasnya.
Dari penilian itu, bisa dijadikan dasar untuk Kepala Daerah melakukan evaluasi. “Sehingga tidak hanya berdasar pada like or dislike saja,” tandasnya.
Salah acuan penilian itu menurutnya bisa dilihat dari laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Kabupaten Kendal. Dimana memuat secara keseluruhan capaian kinerja dari masing-masing OPD.
Workshop dibuka Rektor Universitas Semarang (USM) Andy Krisdasusila. Dengan narasumber, Ismail Amir Konsultan Fitra dan Hari Nur Cahya Murni dari Kemendagri. Selain pimpinan dan anggota dewan, juga dihadiri eksekutif, seperti Sekda Kendal, Moh Toha. Kegiatan digelar hingga 20 Maret 2018.
“Kegiatan ini dilaksanakan atas dasar MoU antara Universitas Semarang (USM) yang dilaksanakan oleh pusat pengembangan sumber daya manusia Universitas Semarang (PPSDM-USM) dengan Sekertariat DPRD Kendal dan sesuia rekomendasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri RI,” kata Rektor Andy
Andy menerangkan dari LKPJ nantinya Anggota DPRD Kendal bisa memberikan rekomendasi tentu berdasarkan data yang ada. Rekomendasi ini bisa jadi acuan Kepala Daerah untuk mengevaluasi OPD. “Mana kepala OPD yang harus dipertahankan dan mana yg harus dimutasi. Hal ini semata-mata untuk perbaikan kinerja. Sehingga visi missi Bupati bisa tercapai,” jelasnya.
Ia Berharap evaluasi LKPJ bisa menghasilkan hal-hal yang luar biasa pembangunan di Kendal, insfrasturtur menjadi penting. “Saya yakin Kendal dengan adanya pertumbuhan-pertumbuhan untuk bisa menangkap peluang-peluang Investasi di Kendal,” tandasnya. (adv/bud/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kembangkan Desa Wisata Menari

RADARSEMARANG.COM, GETASAN - Desa menari, merupakan salah satu desa wisata yang cukup terkenal di Kabupaten Semarang. Desa wisata yang terletak di Dusun Tanon, Desa Ngrawan...

Gus Mus: Puisi Adalah Keindahan

SEMARANG – Gelaran sastra pelataran ke-12, menjadi giliran Mustofa Bisri atau yang akrab dengan sapaan Gus Mus. Ratusan penikmat sastra, dari seluruh wilayah Kota...

PNS Terlibat Korupsi Segera Dipecat

BATANG - Salah satu tersangka pelaku korupsi di Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan (PD BPR BKK) yang ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari)...

Dipastikan Digelar di Pekalongan

PEKALONGAN-Muktamar Jam'iyyah Ahlit Thariqah Al Mu'tabarah An Nahdliyyah (Jatman) yang ke-12 dipastikan dilaksanakan di Pekalongan, pada 24-27 Desember 2017 mendatang. Keputusan tersebut setelah melalui...

Bertarung Menjadi Gamers Sejati

MAGELANG - Sekitar 64 tim dari berbagai daerah berkompetisi memenangkan pertarungan game online, Mobile Legend di Atrium Artos Mall, Sabtu, (16/12) lalu. Para gamers...

Kaki Bagas Renggang, Bagus Pernah Mati Suri

RADARSEMARANG.COM - Bagas dan Bagus, si kembar asal Secang, Kabupaten Magelang, menorehkan prestasi gemilang pada gelaran Piala AFF U-16 tahun 2018. Pemilik nama lengkap...