33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Gus Sallaf Kembali Pimpin PKB Kota Magelang

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Sallafudin atau akrab dipanggil nama Gus Sallaf kembali menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kota Magelang untuk periode 2018-2023. Sebelumnya, Gus Sallaf  menjadi ketua periode 2013-2018 lalu. Hal ini ditetapkan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kota Magelang, Minggu (18/3) kemarin di Gedung Kyai Sepanjang Kota Magelang.

Alhamdulillah atas kepercayaan rekan-rekan dan juga partai yang kembali mempercayakan memimpin PKB di Kota Magelang. Tugas berat sudah ada di depan mata karena saat ini adalah tahun politik, untuk itu semua elemen harus bersatu memenangkan PKB,” kata Gus Sallaf usai muscab.

Sementara, Dewan Syuro PKB Kota Magelang, KH Agus Syaiful Anam meminta agar konsentrasi partai tidak hanya di dapil utara dan selatan tetapi juga seluruh dapil.

“Pemilu sebelumnya, PKN mampu meraih suara 6 ribu. Ke depan, paling tidak harus sama dan lebih dari itu. Mari membangun bersama PKB,” kata Gus Anam, panggilan akrab KH Agus Syaiful Anam.

Ketua DPW PKB Provinsi Jawa Tengah, KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf mengatakan Muscab merupakan upaya konsolidasi internal untuk membawa PKB lebih maju dan mampu memenangkan pertarungan dalam tahun politik. Untuk itu, Gus Yusuf meminta semua elemen bisa menjadi satu.

“Kaum nahdiliyin sangat besar jumlahnya. PKB sangat identik dengan NU. Oleh karena itu warga NU harus digandeng dalam kepengurusan PKB di manapun. Unsur NU seperti Fatayat, Banser, Anshor serta lainnya harus diberi kesempatan di partai. Semua tujuannya untuk memenangkan PKB,” tutur Gus Yusuf.

Terkait dengan tahun politik, Gus Yusuf menuturkan bahwa tahun ini memasuki tahun politik dan semua elemen dan kader harus bekerja keras. Terlebih pekerjaan pertama adalah memenangkan Pilgub Jawa Tengah yaitu Sudirman Said-Ida Fauziah dan pekerjaan selanjutnya mendukung langkah ketua umum Muhaimin Iskandar menjadi cawapres.

“Oleh karena itu, Pilgub Jateng rasa pilpres. PKB harus all out untuk masa depan yang lebih baik. Pemimpin yang antikorupsi adalah kunci kesejahteraan masyarakat. Pemimpin ibarat air grojogan yang aliran alirnya menentukan aliran bawahnya. Jika grojogan-nya butek, maka aliran bawahnya juga butek,” pungkas Gus Yusuf. (had/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bentuk Tim Percepatan Pembangunan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong pengembangan Kawasan Industri di provinsi ini. Keberadaan Kawasan Industri diharapkan mampu menggenjot masuknya investasi. Berbagai...

Warga Kecambil, Gebang Dikejutkan Temuan Mayat

PURWOREJO— Rabu (19/9) sore lalu, warga Dusun Kecambil, Kelurahan Lugosobo RT 01/ RW 04 Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, dikejutkan dengan temuan mayat mengapung di...

Jadi Magnetik Nano, Miliki Nilai Jual Tinggi

RADARSEMARANG.COM - Tiga mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) berhasil menemukan manfaat karat besi menjadi material magnetik nano Fe3O4 sebagai solusi penanganan pencemaran lingkungan oleh limbah...

37 Tim Terdegradasi Dari Liga 2

SEMARANG – Kompetisi Divisi Utama 2017 akan berlangsung ketat. Kompetisi yang akan bertitel Liga 2 itu bakal digelar pada 18 April atau tiga hari...

Beri Motivasi Kaum Difabel, Bagikan Kaki Palsu

SEMARANG- Senyum mengembang dari wajah Wanto kala dirinya berhadapan dengan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang hadir di tengah-tengah puluhan penyandang disabilitas di Kantor...

SMA Teuku Umar Gelar Baksos

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - SMA Teuku Umar Semarang menggelar bakti sosial baru-baru ini. Ratusan paket sembako dibagikan kepada sejumlah warga RW 2 Kelurahan Tinjomoyo. Kegiatan...