33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Cegah Korupsi Kades Teken MoU dengan Kejari

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sebanyak 239 desa se-Kabupaten Batang melakukan penandatanganan nota kesepahaman memorandum of understanding (MoU) atau prakontrak, bidang hukum dan tata usaha negara antara camat, kepala desa dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang. Hal ini bentuk usaha pemerintah daerah untuk melakukan pencegahan dalam pengelolaan keuangan agar tidak ada lagi korupsi.

“Ini bagian dari itikad baik Pemkab dengan Kejari. Bukan berarti setelah ini pengelola desa kebal hukum. Tapi ini merupakan media kita untuk melakukan pencegahan sebelum nanti mereka realisasi alokasi dana desa, kita dampingi bersama Kejari,” kata Wihaji di Pendopo Kabupaten Batang Senin (19/3).

Wihaji juga meminta kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, ketika ada kebijakan baru, aturan baru atapun regulasi yang belum dipahami oleh kepala desa, untuk segera disosialisasikan.

“Undang para kades, jangan takut-takut dari pada nanti menuai permasalahan karena masalah biasanya di akhir bukan di awal,” kata Wihaji.

Dijelaskan lebih lanjut, total keseluruhan dana desa di Kabupaten Batang tahun 2018, dari 239 desa mencapai hingga Rp 81 miliar. Rata-rata setiap desa menerima Rp 600 juta sampai Rp 1 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri Batang, Nova Elida Saragih menjelaskan, penandatangan nota MoU  ini, untuk memberikan pendampingan dan pengawalan alokasi dana desa dalam rangka mengefektifkan program yang berbasis desa secara merata dan berkeadilan.

Disampaikan juga selama ini ada beberapa desa yang sudah dilaporkan ke Kejaksaan. Untuk itu, pihaknya tidak ingin ada desa-desa yang kembali dilaporkan karena ada kebocoran yang mengakibatkan kerugian keuangan negara.

“Dana desa dipergunakan dan diperuntukan untuk kesejahteran desa, dan penyimpangan dana desa akan menghambat pembangunan desa,” tegas  Nova.

Untuk laporan kepala desa yang sudah ada di kejaksaan lanjutnya, masih dalam telaah dan pemeriksaan. Dalam kegiatan desa ini juga dipantau oleh LSM dan masyarakat.

“Mungkin kita tidak tahu, tapi ada LSM yang mengetahui dan melaporkan kepada kami. Karena biar bagaimanapun dana desa untuk kesejahteraan desa, lebih baik kita melakukan pencegahan agar tidak ada pelanggaran hukum,” tandasnya. (han/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

40.000 Anak Miliki KIA

TEMANGGUNG - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Temanggung menargetkan bisa menerbitkan 60 ribu kartu identitas anak (KIA). Adapun yang menjadi sasaran adalah...

Makanan Tradisional, Inspirasi Siswa Cinta Budaya

RADARSEMARANG.COM - PROVINSI Jawa Tengah yang terdiri atas 35 kabupaten dan kota banyak ditemui kuliner khas. Hampir di setiap daerah memiliki kuliner khas, berupa...

Kampung Malon Tingkatkan Nasionalisme

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Warga Kampung Malon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang turut menggelar upacara 17 Agustus dengan khidmat dalam HUT RI ke-73, di halaman Pondok Pesantren (Ponpes)...

Dewan: Usut Tuntas Kredit Macet

SEMARANG - Temuan kasus kredit macet mencapai 90 persen lebih yang terjadi di Badan Kredit Kecamatan (BKK) Pringsurat, Temanggung membuat DPRD Jateng berang. Ketua...

Nyeri Lutut, Posisi Semrawut

Tanya dr Andi: RADARSEMARANG.COM - Lutut saya sering sakit, katanya kurang oli di sendi lutut dan ada pengapuran. Saya seorang istri usia 47 tahun. Untuk...