33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Kembangkan Konsep Pasar Digital

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Revitalisasi kawasan Hutan Tinjomoyo Semarang yang digagas Pemkot Semarang dan Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Jateng dengan membuat Pasar Semarangan siap dipamerkan ke Kementerian Pariwisata (Kemenpar).
Plh. Wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meninjau Pasar Semarangan Tinjomoyo, Sabtu (16/3) malam, mengaku senang dengan antusiasme masyarakat dan wisatawan yang datang. Bahkan menurut pengamatannya, sekitar pukul 19.00, kuliner yang dijajakan sudah habis diborong pengunjung. “Ini bisa menjadi daya tarik tersendiri, apalagi kuliner yang ada disini jarang bisa ditemukan di luar, seperti nasi kethek, nasi lunyu, nasi tedun, sate kremos dan lain sebagainya. Tempat ini juga sudah diubah sedemikian rupa indahnya sehingga menjadi daya tarik tersendiri,” imbuhnya.
Politisi PDIP tersebut menambahkan pasar digital pertama di Indonesia yang bernuansa alam ini diharapkan akan menjadi percontohan digital market. Selain itu, ia mengaku masih akan melakukan pembenahan agar lebih sempurna. Misalnya tempat berteduh untuk pengunjung saat hujan yang saat ini belum tersedia. “Nantinya selain di Tinjomoyo, ada juga Festival Oudestaat yang bernuansa heritage dan Pasar Bulu merupakan urban market yang modern yang akan menggunakan konsep digital market juga,” terangnya.
Panitia acara Pasar Semarangan Tinjomoyo, Mey Kristanti mengatakan pihaknya sengaja membuat kawasan Tinjomoyo menjadi objek wisata yang menjual kuliner, kesenian dan kerajinan tangan yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. “Untuk transaksi pembayarannya menggunakan digital atau non tunai, ini menjadi pasar digital pertama di Indonesia,” katanya kemarin.
Basis digital tersebut untuk mendukung 100 destinasi wisata digital yang dicanangkan oleh Kementerian Pariwisata. Sebelum dilakukan Grand Opening pada 7 April mendatang, pihaknya akan melakukan evaluasi agar ke depan lebih baik dan bisa mendatangkan wisatawan. “Dari program Kemenpar tentang destinasi wisata digital, Semarang adalah yang pertama memiliki pasar dengan basis digital,” ujar Kabid Kelembagaan Kepariwisataan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Giarsito Sapto Putratmo. (den/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ulama Restui Cak Imin Nyawapres

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Ulama se-Jawa Tengah siap mendukung Muhaimin Iskandar  alias Cak Imin untuk bisa maju sebagai cawapres 2019. Dukungan terssebut diberikan karena Cak Imin merupakan...

Mengenal Ajaran Islam dari Tukang Batu

”Nah, dalam pencarian jati diri itu, saya akhirnya kenal Pak Min. Jadi, yang mengenalkan ajaran Islam pertama ke saya seorang tukang batu, bukan ustad.”...

Siapkan Rencana Cadangan Klewer Timur

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Pemkot telah menempuh banyak upaya guna memuluskan proyek revitalisasi Pasar Klewer timur. Mulai dari mengikuti regulasi hingga lobi pribadi telah dilakukan....

Kerusakan Garis Pantai Jateng Makin Parah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Garis pantai di wilayah Provinsi Jateng, terus tergerus abrasi. Bahkan, kondisinya dari tahun ke tahun, semakin parah. Meski berbagai upaya terus dilakukan Pemprov...

Penemu Aplikasi Kursus Bahasa Asing Online

Tyovan Ari Widagdo, pemuda asal Wonosobo, cukup pintar menguasai bidang Teknologi Informasi. Alumni Binus University Jakarta ini, menemukan berbagai aplikasi. Salah satunya, kursus bahasa...

Sopir Bus Rosalia Indah Langgar Batas Kecepatan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Aparat Satlantas Polrestabes Semarang terus berupaya mengungkap penyebab kecelakaan beruntun antara bus PO Rosalia Indah dengan belasan kendaraan lain di ruas tol...