31 C
Semarang
Selasa, 11 Mei 2021

Pacul : Gerakan SS Belum Maksimal

“Orang sekelas Sudirman Said ini punya tim sukses. Ini bukan gerakan maksimal, masak SS melakukan pergerakan sesederhana ini. Maka kita waspadai penuh,”
Bambang Wuryanto, Ketua DPD PDIP Jateng
RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jateng tak mau terlena dengan hasil survey yang mengunggulkan pasangan Ganjar-Pranowo – Taj Yasin. Partai berlambang banteng moncong putih tersebut tetap mewaspadai gerakan lawan. Sebab pertarungan politik memiliki dinamika yang luar biasa.
Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto mengatakan pihaknya tidak boleh sombong dan mengelus dada melihat hasil survey. “Kami tetap waspada. Pergerakan lawan selalu kita cermati,” ujarnya.
Dia menilai gerakan yang dilakukan cagub sekelas Sudirman Said saat ini bukanlah gerakan maksimal. “Orang sekelas Sudirman Said ini punya tim sukses. Ini bukan gerakan maksimal, masak SS melakukan pergerakan sesederhana ini. Maka kita waspadai penuh,” imbuhnya.
Pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini mengungkapkan, partainya yang kini mengusung petahana menerapkan strategi berbeda dengan Pilgub Jateng 2013 lalu. Saat itu, PDIP mengusung Ganjar-Heru dan menantang incumbent. “Sebagai petahana kami menunggu, mencermati dan mewaspadai langkah lawan. Strategi sudah ada, tinggal taktik tempur seperti apa yang akan diterapkan,” kata Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI ini.
Taktik tempur tersebut akan ditentukan setelah hasil survey internal keluar minggu depan. Survey tersebut memotret secara menyeluruh peta politik Jateng.
Menurut dia, pasangan Ganjar – Yasin saat ini diserang dengan 3 isu. Pertama persoalan kartu tani yang merupakan program Ganjar Pranowo. “Kartu tani ini sebenarnya bagus, tapi berkaitan dengan masalah transisi dan subsidi pupuk dari pusat yang kurang. Namun Ganjar sudah melakukan langkah pendataan terhadap petani,” katanya.
Kedua adalah isu angka kemiskinan. Menurut Pacul, selama Ganjar menjabat, angka kemiskinan sebenarnya turun meski tidak signifikan. Yang ketiga adalah isu e KTP yang terus digoreng. Dikatakannya, Ganjar sudah memberikan statemen berkali-kali terkait isu itu. Ganjar menyatakan tidak menerima uang e KTP dan telah berkali-kali diklarifikasi sebagai saksi. (ric)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here