33 C
Semarang
Kamis, 16 Juli 2020

Konsisten Tebarkan Virus Kewirausahaan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – Kiprah Nanang di organisasi barangkali hal biasa. Tapi semangatnya untuk membangun generasi muda perlu diacungi jempol. Di HIPMI Kendal misalnya, ia selalu menelurkan virus-virus kewirausahaan di tengah para pengusaha muda Kendal.
Sebab baginya sekarang ini anak-anak muda perlu membangun usaha mandiri. “Karena jika mengandalkan untuk jadi PNS, peluangnya juga sangat kecil. Jadi pegawai juga demikian. Lebih banyak jumlah pelamar ketimbang lowongan yang tersedia,” katanya.
Karena itu, berwirausaha adalah satu-satunya peluang besar yang tersedia bagi pemuda saat ini untuk mengembangkan karir. Yakni untuk meraih masa depan yang lebih cerah ketimbang cuma mengharapkan jadi PNS atau pekerja.
Beberapa program yang sudah dimulai di HIPMI untuk membangun gairah anak-anak muda berwirausaha diantaranya HIPMI Goes To School. Yakni program berwirausaha untuk anak-anak sekolah. “Jadi kami ajari para siswa untuk sedari dini terbangun jiwa wirausahanya,” tandasnya.
Selain itu ia juga membuat Sekolah Bisnis Kendal (SBK). Yakni sekolah untuk para pengusaha pemula untuk memulai mengembangkan bisnisnya. Yakni diajari tata cara menajemen usaha, mengembangkan modal, bisnis online, membangun jaringan dan relasi.
“Setiap angkatan ada 50 orang, dan selama saya memimpin HIPMI ini sudah tiga angkatan atau 150 orang. Jadi ada kurikulum yang sudah kami sediakan untuk 10 kali pertemuan dan itu gratis,” tambahnya.
Sedangkan di KNPI Kendal, diakuinya tantangannya berbeda. Karena KNPI lebih beragam dari berbagai macam karakter dan latar belakang. “Di HIPMI semua sama, yakni pengembangan usaha. Di KNPI, ada yang bidang politisi, sosial, seni dan budaya,  kesehatan, lingkungan dan sebagainya. Jadi lebih komplek lagi tantangannya,” jelasnya. (budi setyawan/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Foto dan Konpers Palsu Megawati soal Kasus E – KTP

JawaPos.com - Beberapa hari terakhir, pihak yang terkesan berseberangan dengan pemerintahan saat ini menyebar hoax cukup menggelikan. Yakni terkait Megawati Soekarnoputri yang menggelar konferensi pers (konpers)...

Rise of The Legend, God Bless Malam Ini Gebrak Dupan

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Band rock legendaris Indonesia, God Bless, malam ini (21/12), siap menggebrak panggung Sahid International Convention Centre (SICC) komplek Dupan Suare Pekalongan,...

Beda Bersih Karena Baru Dibersihkan

Oleh: Dahlan Iskan Saya kira hanya saya. Ternyata orang-orang asing juga berpikiran sama: Kota Pyongyang ini bersih sekali. Saya bertanya ke beberapa turis dari Beijing. ”Saya...

Kapolres Turun Tangan Gendong Lansia

DEMAK - Ada yang menarik dengan bakti sosial pengobatan gratis yang digelar Polwan Polres Demak di Kampung Nelayan Desa Morodemak, Kecamatan Bonang, kemarin. Kapolres...

Dua Bulan Raskin Tak Dibagi

KAJEN – Lantaran pagu atau alokasi anggaran, yang ditetapkan untuk mendanai beras miskin (raskin) di Kabupaten Pekalongan belum turun, jatah raskin Januari dan Februari belum...

Angka Kemiskinan Diharapkan Jadi Single Digit

SEMARANG – Upaya menekan angka kemiskinan di Jateng yang masih di kisaran 13 persen diharapkan menjadi prioritas pasangan Gubernur-Wagub Jateng, Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko di...